MAKNA KULTURAL HUKUM CAMBUK MASYARAKAT ACEH MELALUI HIKAYAT ABU SAMAH KAJIAN ETNOLINGUISTIK

Widya Ristiawati

Abstract


Hukum adat masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai budaya cipta, rasa, karsa manusia yang bersumber dari adanya peraturan yang tidak tertulis. Salah satu hukum yang ditetapkan dalam Al-Qur’an dalam tindak pidana zina adalah hukum cambuk. Hal tersebut dapat ditinjau dari Hikayat Abu Samah yang merupakan objek penelitian ini. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menelaah lebih dalam mengenai hukum cambuk tindak pidana zina pada naskah hikayat Abu Samah dan relevansinya hukum yang berlaku pada masyarakat islam Aceh.

Full Text:

PDF

References


Asdiana, A. (2020). Nilai Pendidikan dalam Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Aceh Tengah. Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 132-141.

Hilman, A., Burhanuddin, B., & Saharudin, S. (2020). Wujud Kebudayaan Dalam Tradisi Suna Ro Ndoso: Kajian Etnolinguistik. Basastra, 9(3), 255-270.

Khalsum, A. U. (2021). Hikayat Abu Samah: Suntingan Teks Disertai Kajian Difusi Kebudayaan.

Nurbaiti, N., Wahyuni, W., Rizki, M., & Nisa, H. (2019). Pandangan Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Hukuman Cambuk Di Aceh. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 96-104.

Suarsini, N. N. (2017). Tradisi Ngelawang pada Hari Raya Kuningan di Desa Pakraman Asak Pagutan: Sebuah Kajian Etnolinguistik (Doctoral dissertation, Universitas Mataram).




DOI: https://doi.org/10.24815/jbs.v18i1.32737

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Bahasa dan Sastra

ISSN 1693-962X  (print) | 2654-6582 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.usk.ac.id/JLB
Email     : jimpbsi@fkip.usk.ac.id

Creative Commons License