Abstract
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan Kalimat Berdasarkan Struktur Internal Klausa cerpen "Ketika Laut Marah" Karya Widya Suarna. Terdapat dua jenis kalimat berdasarkan struktur internal klausa, yaitu Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik deskriptif analisis. Metode bagi unsur langsung dan metode pada referensial untuk analisis data, serta metode informal untuk penyajian hasil analisis data. Hasil analisis data tersebut diperoleh 8 data kalimat Kalimat Berdasarkan Struktur Internal Klausa Utama diperoleh 4 kalimat langsung dan 4 kalimat tidak langsung. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Kalimat Berdasarkan Struktur Internal Klausa Utama, yaitu kalimat langsung dan kalimat tidak langsung memiliki data yang seimbang. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman sintaksis dalam karya sastra, serta menyoroti pentingnya analisis struktur kalimat dalam kajian literatur.Kata Kunci: Cerpen, Kalimat Langsung, Kalimat Tidak Langsung. ABSTRACTThis research aims to identify sentences based on the internal structure of clauses in the short story When the Sea is Angry by Widya Suarna. There are two types of sentences based on the internal structure of the clause, namely Direct Sentences and Indirect Sentences. The data collection technique used in this research is the reading and note taking technique. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique. Methods for direct elements and referential methods for data analysis, as well as informal methods for presenting the results of data analysis. Based on the data analysis, 8 sentence data were obtained. Sentences based on the internal structure of the main clause in the short story When the Sea is Angry by Widya Suarna. As for the details of the analysis, 4 direct sentences and 4 indirect sentences were obtained. So, it can be concluded that sentences based on the internal structure of the main clause in the short story Kala Laut Marah by Widya Suarna, namely direct sentences and indirect sentences have balanced data. This research contributes to the understanding of syntax in literary works, as well as highlighting the importance of sentence structure analysis in literature studies.
References
Chaer, A. (2018). LINGUISTIK SEBAGAI ILMU BAHASA. linguistik umum, 9.
Chaer, Abdul.2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.Baryadi, I. P. 2019. ‘KALIMAT TIDAK BERKLAUSA DALAM BAHASA INDONESIA’, Widyaparwa, 47(1). doi: 10.26499/wdprw.v47i1.291.
Farida, K. (2017). Penerapan Evaluasi Model CIPP Terhadap Hasil Belajar pada Program Pembelajaran Fiqih Materi Zakat dan Hikmahnya di Kelas x Madrasah Aliyah Paradigma Palembang. Skripsi PAI Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang. hlm. 11.
Isodarus, P. B. (2021). Kalimat Langsung Dan Kalimat Tidak Langsung Dalam Wacana Berita Tertulis Berbahasa Indonesia. Widyaparwa, 49(2), 173–183. https://doi.org/10.26499/wdprw.v49i2.839
Mamik. (2015). Metodologi Kualitatif. Taman Siduarjo: Zifatama Publisher.
Widiatmoko, B., & Sukarto, K. A. (2021). Pembahasan Topik Perluasan Kalimat Dalam Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Dan Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia: Analisis Perbandingan. Pujangga, 7(1), 115. https://doi.org/10.47313/pujangga.v7i1.1172
Zahra, Ananda Irfana., & Baadilla, Irwan. (2024). Pemerolehan Bahasa pada Tataran Sintaksis Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 437-452.