EKSISTENSI LEMBAGA ADAT PANGLIMA LAOT DALAM MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DI GAMPONG JEUMEURANG KECAMATAN KEMBANG TANJUNG KABUPATEN PIDIE
Abstract
Lembaga adat di wilayah pesisir Aceh dinamakan lembaga adat Panglima laot. Fungsi Panglima Laot meliputi tiga hal, yaitu mempertahankan keamanan di laut, mengatur pengelolaan sumber daya alam di laut dan mengatur pengelolaan lingkungan laut. Fokus utama penelitian ini adalah mengenai eksistensi Lembaga Adat Panglima Laot dalam menjaga kelestarian lingkungan laut. Penelitian ini dilakukan di Gampong Jeumerang yang merupakan wilayah pesisir dengan memiliki kebudayaan berbentuk lembaga adat yang diatur oleh Panglima Laot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi Lembaga Adat Panglima Laot dalam menjaga kelestarian lingkungan di Gampong Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 79,6 % masyarakat menyatakan keberadaan Lembaga Adat Panglima Laot memiliki peran tersendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan 20,8% masyarakat menyatakan tidak berpengaruh dengan keberadaan Lembaga Adat Panglima Laot dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, tripa, muttaqin. 2006. Selama kearifan adalah kekayaan eksistensi Panglima Laot dan hukum adat laot di aceh. Lembaga hukom adat laot dan yayasan keanekaragaman hayati Indonesia: Banda Aceh
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta: Jakarta
Daud , Miftachuddin. (2010). Adat Melaot Adat Menangkap Ikan Di Laut. Cv. Boebon Jaya: Banda Aceh
Mujiburrahman. 2015. Perkembangan Panglima Laot Dan Peranannya Dalam Kehidupan Masyarakat Nelayan Di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh (1990-2007). Universitas Diponegoro: Semarang
Nya’pha H. (2002). Panglima Laot : Peranannya Dalam Lembaga Adat Laot (Menuju Hukum Adat Yang Berkekuatan Tetap). Makalah disajikan dalam Lokakarya Dan Duek Pakat Adat Laot Oleh Panglima Laot Se-Aceh Di Sabang.
Munazir, Rachmad. Zulfan Yusuf, Mujburrahman, Muhammad Nur. (2017). Strategi Lembaga Adat Panglima Laut dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Maritim Pesisir yang Berkelanjutan.Vol.1.Oktober2017 tersedia di http://www.ojs.serambimekkah.ac.id/semnas/article/download/414/378
Qanun Aceh No.10/2008
Rahyono. 2009. Kearifan Budaya dalam Kata.Wedatama Widyasastra: Jakarta
Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Tarsito: Bandung
Wardah. Nasruddin,Rosnina. (2017). Persepsi Masyarakat Nelayan Terhadap Peranan Panglima Laot Di Kabupaten Pidie Jaya. Universitas Malikussaleh :(2) 2, Hal. 5
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Raudhatul Munawwarah, Abdul Wahab Abdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexed By:
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_(1).png)
1_(1).png)


.png)
.png)

