ANALISIS KESESUIAAN LAHAN PERKEBUNAN TEBU DI KABUPATEN BENER MERIAH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI
Abstract
Provinsi Aceh memiliki potensi besar dalam bidang pertanian dan perkebunan, salah satunya perkebunan tebu. Kabupaten Bener Meriah terdapat sekitar 2.431 Ha area perkebunan tebu selebihnya mencakup perkebunan kopi, jika dibandingkan yang paling besar menunjang perekonomian Kabupaten Bener Meriah adalah komoditas kopi sedangkan untuk perkebunan tebu hanya sebagian kecil masyarakat yang menanamnya. Oleh sebab itu, diperlukan analisis dan evaluasi kesesuaian lahan di Kabupaten Bener Meriah agar penggunaan lahan untuk perkebunan tebu dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Analisis kesesuaian lahan dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi SIG yaitu dengan melakukan analisis overlay dan matching pada parameter-parameter kesesuaian lahan seperti curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng, tekstur tanah dan temperatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa 0,23% dari seluruh wilayah Kabupaten Bener Meriah yang sesuai untuk perkebunan tebu yaitu Kecamatan Pintu Rime Gayo di Desa Pantan Lah, sedangkan 90,01% wilayah Kabupaten Bener Meriah tergolong tidak sesuai sebagai lahan perkebunan tebu.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Djaenudin, D., Marwan, H., Subagjo H., dan A. Hidayat. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian, Bogor.
Dravari, M. (2012). Residual influence of organic materials, crop residues, and biofertilizers on performance of succeeding mung bean in an organic ricebased cropping system. International Journal Of Recycling of Organic Waste in Agriculture 1 (14), 2-9
Prahasta, E. (2002). Konsep-konsep dasar sistem informasi geografis. Informatika. Bandung.
Prasetyo, B. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Teori dan Aplikasi. Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Putra, H. dan Nasir, M. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Sektor Pertanian Di Propinsi Aceh. Agrisep. No. 16 hal 53-54.
Rayes, L, M. (2007). Metode Inventarisasi Sumber Daya Lahan. Yogyakarta: Andi.
Setianingrum, L. (2011). Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman tebu dan kacang tanah di kecamatan jenar kabupaten sragen tahun 2010. Skripsi. Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Singh, S.N. (2011) Enhancing sugarcane (Saccharum spp. Hybrid) productivity by integrating organic, inorganic and 14 biological sources of N in sub-tropical India. Indian Journal of Sugarcane Technology. 26 (2), 100-202.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v7i1.23597
Article Metrics
Abstract view : 27 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 23 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Rima Savira, Novia Zalmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexed By:
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_(1).png)
1_(1).png)


.png)
.png)


