Pola Tanam Pertanian Lahan Kering untuk Sistem Polikultur Terintegrasi di Pulau Lombok, Indonesia
Abstract
Potensi besar sektor pertanian bisa menunjang perekonomian bangsa jika komoditas pertanian bisa ditingkatkan dan dikelola dengan baik. Peningkatan komoditas pertanian, dipandang sangat penting, sebab hal ini menyangkut kebutuhan dasar bagi masyarakat petani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola tanam di lahan kering untuk pertanian polikultur terintegrasi di Pulau Lombok. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan melakukan wawancara mendalam kepada beberapa kelompok tani di wilayah pertanian yang sudah ditentukan. Sedangkan manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai bahan kajian bagi peneliti, dan bahan informasi bagi para petani serta menjadi masukan bagi instansi terkait dalam mengelola dan memanfaatkan lahan kering menjadi lahan produktif dengan pola tanam portikultur di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia pada umumnya.
Kata Kunci : Pola Tanam, Lahan Kering, Polikultur Terintegrasi
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Dwiratna, S., Nawawi, G., & Asdak, C. (2013). Analisis Curah Hujan dan Aplikasinya dalam Penetapan Pola Tanam Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Bandung. Jurnal Bionatura, 15(1), 29–34.
Fatchiya, A., Amanah, S., & Kusumastuti, Y. I. (2016). Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian dan Hubungannya dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 190. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i2.12988
Mulyani, A. (2006). Perkembangan Potensi Lahan Kering Masam. Warta Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 1(1), 1–5. http://scholar.google.co.id/scholar?q=lahan+kering+:+pdf&btnG=&hl=id&as_sdt=0,5#2
Pranadji, T. (2016). Penguatan Modal Sosial Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Dalam Pengelolaan Agroekosistem Lahan Kering Studi Kasus di Desa-desa (Hulu DAS) Ex Proyek Bangun Desa, Kabupaten Gunungkidul dan Ex Proyek Pertanian Lahan Kering, Kabupaten Boyolali. Jurnal Agro Ekonomi, 24(2), 178. https://doi.org/10.21082/jae.v24n2.2006.178-206
Setiawan, E. (2009). Kearifan Lokal Pola Tanam Tumpangsari di Jawa Timur. Agrovigor, 2(2), 79–88.
Surata, I. K., & Idris, M. M. (2001). Status penelitian cendana di Propinsi Nusa Tenggara Tmur. Berita Biologi, 5, 521–537.
Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2012). Luas Lahan Usahatani dan Kesejahteraan Petani : Eksistensi Petani Gurem dan Urgensi Kebijakan Reforma Agraria Farm Business Land Size a nd Farmers ’ Welfare : Smallholders ’ Existence and Agrarian Reform Urgency Lahan pertanian dewasa ini menghadapi tanta. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 28. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/akp/article/view/3976/3312
BNPB. (2019). Sebagian Wilayah Indonesia Masih Mengalami Kekeringan Sampai dengan Bulan November 2019.
BNPB. (2019). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.
BPS, Kabupaten Lombok Tengah. (2011). Lombok Tengah dalam Data 2017. Praya (ID): BPS
Campbell, V.A. 2002. Biology. Jakarta: Erlangga.
Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2019). Potensi Investasi Usaha Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Fauzi, M., Mutia, T., Akhmad, R., & Hadi, H. (2021). Pemetaan Sebaran Daerah Rawan Kekeringan untuk Menentukan Sistem Pertanian di Kabupaten Lombok Tengah. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 5(1), 144-153.
Kasijadi, F., & Dwiastuti, R. (2016, September). Produktivitas sumberdaya beberapa pola tanam di lahan kering. In Forum penelitian Agro Ekonomi (Vol. 4, No. 2, pp. 24-33).
Mulu, M., Ngalu, R., & Lazar, F. L. (2020). Pola Tanam Tumpang Sari di Desa Satar Punda Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 72-78.
Nuryati, R., Sulistyowati, L., Setiawan, I., & Noor, T. I. (2018). Keragaman Pola tanam polikultur perkebunan rakyat sebagai kearifan lokal di kabupaten tasikmalaya.
Rohyani, I. S., Aryanti, E., & Suripto, S. (2015). Potensi nilai gizi tumbuhan pangan lokal pulau Lombok sebagai basis penguatan ketahanan pangan nasional. Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, 1(1).
Zoelfahmie, R., Safrida, S., & Sofyan, S. (2016). Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Pola Tanam Monokultur Dan Polikultur Di Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 1(1), 305-313.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v6i2.23780
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Ramli Akhmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexed By:
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_(1).png)
1_(1).png)


.png)
.png)

