PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KONSERVASI MANGROVE BERKELANJUTAN DI PESISIR DESA KETAPANG TANGERANG

Monica Rahmalia Sandy, Jakiatin Nisa, Tri Harjawati

Abstract


Partispasi masyaraat sangat dibutuhkan dalam pelestarian Mangrove karena masyarakat sebagai aktor utama dalam menjaga ekosistem Mangrove di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat terhadap konservasi Mangrove secara keberlanjutan di wilayah pesisir Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Ketapang yang berjumlah 5.050 jiwa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik  proportional random sampling sebesar 98 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan bentuk pertanyaan tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa sebanyak 2 responden menjawab pada kategori sangat rendah (2%), sebanyak 27 responden menjawab pada kategori rendah (27,6%), sebanyak 41 responden menjawab pada kategori sedang (41,8%), sebanyak 24 responden menjawab pada kategori tinggi (24,5%), dan sebanyak 4 responden menjawab pada kategori sangat tinggi (4,1%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap konservasi Mangrove di Desa Ketapang termasuk pada kategori sedang sebanyak 41 orang (41,8%).

Keywords


Partisipasi Masyarakat; Konservasi Mangrove; Pesisir

References


Abidin, D. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan. Purbalingga: Eureka Media Aksara. Diakses pada 25 Juni 2024 dari https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/560687-partisipasi-masyarakat-dalam-pembangunan-b516b7e5.pdf

Adi, I. R. (2007). Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas : Dari Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: Fisip UI Press.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tangerang (https://tangerangkab.bps.go.id)

Dwiningrum, S. I. A. (2011). Desentralisasi dan Partitipasi Masyarakat dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Elma, P. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Pelestarian Hutan Mangrove di Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Skripsi. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Ferdian, Y. (2023). Partisipasi Masyarakat Terhadap Konservasi Mangrove Di Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Lampung. Skripsi. Lampung: Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung.

Giesen, W., et al. (2006). Mangrove Guidebook for Southeast Asia. (Bangkok: FAO and Wetlands International), hlm 40 https://www.fao.org/3/ag132e/ag132e00.htm.

Harsono, P.D., Abadi, S. Dan Sulandjar, K. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Pelestarian Hutan Mangrove Di Pesisir Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(1): 40-55. Diakses pada Januari 2024 dari https://jurnal.unigal.ac.id/mimbaragribisnis/article/view/8137

Muryani, C., Ahmad, Nugraha, S. dan Utami. T. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pelestarian Hutan Mangrove di Pantai Pasuruan Jawa Timur. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 18(2) hal. 75-84.

Pemerintah Indonesia. (1990). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Lembaran RI Tahun 1990, No. 5. Jakarta.

Pemerintah Indonesia. (2012). Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem. Lembaran RI Tahun 2012, No. 73. Jakarta.

Pemerintah Indonesia. (2020). Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020 Tentang Badan Restorasi Gambut dan (BRGM). Lembaran RI Tahun 2020, No. 120. Jakarta.

Portal Informasi Indonesia. (2022, 16 September). Peta Mangrove Nasional KLHK. Diakses pada 29 November 2023 melalui https://indonesia.go.id/mediapublik/detail/1793

Pratiwi, R., et al. (2022). “Karakteristik Struktur Komunitas Mangrove Di Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang, Banten”. Journal Of Fisheries And Marine Research, Vol 6. No 2 (2022), hlm. 10.

Rosyida, I., dan Nasdian, F.T. (2011). Partisipasi Masyarakat dan Stakeholder dalam Penyelenggaraan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Dampaknya terhadap Komunitas Perdesaan. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia, vol. 5 (1), hal.51-70. Diakses pada 26 Juni 2024 dari https://journal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/view/5832

Setiawan, H., dan Supriatna. (2021). “Monitoring Perubahan Garis Pantai Untuk Evaluasi Rencana Tata Ruang Dan Penanggulangan Bencana Di Kabupaten Tangerang”. Jurnal Sains Informasi Geografi (J SIG), Vol. 4(2), Hlm.60-67.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suwandana, E. (2019). “Dinamika Morfologi Pantai Kabupaten Tangerang Banten dan Pantai Indah Kapuk Jakarta Melalui Analisis Citra Google Earth”. Jurnal Perikanan dan Kelautan, Vol. 9 No.1, 2019 hlm. 55 - 68.

World Bank. (2021, 26 Juli). Mangrove Conservation and Restoration: Protecting Indonesia’s “Climate Guardians”. Diakses pada 27 Desember 2023 melalui https://www.worldbank.org/en/news/




DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v9i2.42928

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Monica Rahmalia Sandy, Jakiatin Nisa, Tri Harjawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)

Organized by Universitas Syiah Kuala 
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License