Keistimewaan Aceh dan Pembangunan Perdamaian dalam Tinjauan Sosio Historis
Abstract
historical perspective and its relation to peacebuilding. This study used a qualitative method with a literature study model. The data in this study were sourced from various documents and literature that were relevant to the study. The results showed that the autonomy and privileges of Aceh were the fruit of the resistance carried out by the Acehnese people against the Indonesian government. Hence, these privileges changed from time to time according to the level of resistance and political negotiations that took place. However, the autonomy and privileges that had been achieved and formalized in Aceh's socio-political context were unable to have a maximum positive impact on the peacebuilding that leads the Aceh people gaining sustainable wellbeing.
Abstrak
Kajian ini bertujuan mendeskripsikan tentang otonomi dan keistimewaan Aceh dalam perspektif sosio historis dan kaitannya dengan pembangunan perdamaian. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan model studi kepustakaan. Data dalam kajian ini bersumber dari berbagai dokumen maupun literatur yang relevan dengan kajian yang dilakukan. Kajian ini menunjukkan bahwa otonomi dan keistimewaan Aceh merupakan buah dari perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Aceh terhadap Pemerintah Indonesia, sehingga keistimewaan tersebut mengalami perubahan dari masa ke masa sesuai dengan tingkat perlawanan dan negosiasi politik yang terjadi. Namun, otonomi dan keistimewaan yang berhasil diraih dan diformalisasikan dalam kehidupan sosial politik Aceh belum mampu memberikan dampak positif secara maksimal bagi pembangunan perdamaian yang mensejahteraan Masyarakat Aceh secara berkelanjutan
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amdani, Yusi. 2014. "Proses Pelaksanaan Penyelesaian Perselisihan Di Lembaga Peradilan Adat Aceh Tingkat Gampong (Desa)." Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum 48(1).
Asran Jalal, AJ. 2019. "Politik Desentralisasi Di Indonesia: Pertarungan Kepentingan Dalam Proses Perumusan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh." PENERBIT PENJURU ILMU.
Astuti, Sri. 2017. "Agama, Budaya Dan Perubahan Sosial Perspektif Pendidikan Islam Di Aceh." Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam 7(1):23-46.
Bahri, Syamsul. 2012. "Pelaksanaan Syari’at Islam Di Aceh Sebagai Bagian Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (Nkri)." Jurnal Dinamika Hukum 12(2):358-67.
Hafifuddin, Hafifuddin. 2013. "Ulama Dan Pelaksanaan Syariat Islam Di Aceh." Pascasarjana UIN-SU.
Huda, Mukhlis Al. 2016. "Penerapan Otonomi Khusus Di Daerah Aceh Dalam Rangka Penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia." UII.
Husin, Taqwaddin. 2015. "Penyelesaian Sengketa/Perselisihan Secara Adat Gampong Di Aceh." Kanun Jurnal Ilmu Hukum 17(3):511-32.
Jamhir, Jamhir. 2020. "Revitalisasi Hukum Adat Di Aceh." Jurnal Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial 1(1):68-90.
Lestari, Puji Dwi. 2022. "Penyelesaian Sengketa Kemasyarakatan Melalui Peradilan Adat Di Provinsi Aceh."
Lubis, Solly. 2015. "Aceh Mencari Format Khusus." Jurnal Hukum 1(1).
Misry, Al and Al Misry. 2014. "Implementasi Syariat: Studi Respon Ulama Dan Cendekiawan Muslim Aceh." UIN Sunan Ampel Surabaya.
Mustanir, Ahmad and Akhmad Yasin. 2018. "Community Participation in Transect on Development Planning." Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik 8(2):137-46.
Nurdin, Abidin and Fajri M Kasim. 2017. "Resolusi Konflik Berbasis Adat Di Aceh: Studi Tentang Azas Dan Dampaknya Dalam Membangun Perdamaian Di Lhokseumawe." ARICIS PROCEEDINGS 1.
Nurdin, Abidin, Sri Astuti A Samad and Munawwarah Munawwarah. 2020. "Redesain Pendidikan Islam: Perkembangan Pendidikan Pasca Penerapan Syari’at Islam Di Aceh." Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan 19(1):997-1007.
Nuriman, Nuriman. 2016. "Pengaruh Iklim Institusi Pendidikan Dayah Terhadap Kepribadian Santri." Jurnal Al Mabhats 1(1):148-67.
Pane, Neta S. 2001. Sejarah Dan Kekuatan Gerakan Aceh Merdeka: Solusi, Harapan, Dan Impian: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Ridwansyah, Muhammad. 2016. "Mewujudkan Keadilan, Kepastian Dan Kemanfaatan Hukum Dalam Qanun Bendera Dan Lambang Aceh." Jurnal Konstitusi 13(2):278-98.
Ridyasmara, Rizki. 2006. Gerilya Salib Di Serambi Mekkah: Dari Zaman Portugis Hingga Paska Tsunami: Pustaka Al-Kautsar.
Saminan, Saminan. 2015. "Internalisasi Budaya Sekolah Islami Di Aceh." Jurnal Ilmiah Peuradeun 3(1):147-64.
Sanur, Debora. 2020. "Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Di Aceh [Implementation of Special Autonomy Policies in Aceh]." Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional 11(1):65-83.
Sharma, Seema and Dhwani Gambhir. 2017. "The ‘Biba’woman of India: A Model for Women Economic Empowerment." South Asian Journal of Business and Management Cases 6(1):89-99.
Siahaan, Sotardodo, Afrizal Hendra and I Wayan Midhio. 2021. "Strategi Perang Semesta Dalam Perang Aceh (1873-1912)." Jurnal Inovasi Penelitian 1(11):2537-48.
Wahid, Abdul. 2019. "Kontribusi Lembaga Adat Dalam Implementasi Syariat Islam Di Aceh." JURNAL ILMIAH MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan 6(2):151-60.
Zainal, Suadi. 2016. "Transformasi Konflik Aceh Dan Relasi Sosial-Politik Di Era Desentralisasi." MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi:81-109.
Zubaili, Zubaili. 2017. "Kebijakan Pemerintah Aceh Dalam Pengembangan Kompetensi Guru Dayah Di Aceh Pasca Tsunami." Pascasarjana UIN-SU.
DOI: https://doi.org/10.24815/jsu.v16i1.25706
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Suadi Zainal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.