Analisis Kecepatan Aliran Fluida terhadap Kinerja Kolektor Surya Yang Bergerak Mengikuti Posisi Matahari Kandungan

Feby Nopriandy, Suhendra Suhendra, Ari Rianto

Abstract


Metode pengeringan menggunakan surya sebagai sumber energi panas adalah metode pengeringan yang banyak digunakan. Besarnya panas yang dihasilkan tergantung dari jumlah radiasi matahari yang dapat ditangkap oleh kolektor surya. Tangkapan radiasi matahari dapat dioptimalkan dengan merekayasa kolektor surya yang dapat bergerak mengikuti posisi matahari. Kualitas produk pangan yang dikeringkan sangat dipengaruhi oleh aliran udara panas pada proses pengeringan. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan kajian tentang aliran udara panas pada kolektor surya yang bergerak mengikuti posisi matahari. Penelitian menggunakan 2 buah kolektor surya yang direkayasa dengan ukuran, bentuk dan bahan yang sama dimana salah satu kolektor berada dalam kondisi tetap dan kolektor lainnya dapat bergerak mengikuti posisi matahari. Kecepatan aliran udara panas yang keluar dari saluran keluar (outlet) kolektor surya divariasikan menjadi 3 perlakuan yaitu 2 m/s, 4 m/s dan 6 m/s. Pengambilan data dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 dengan selang waktu pengambilan data adalah setiap 30 menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan udara panas pada outlet kolektor surya sangat berbeda nyata pengaruhnya terhadap nilai temperatur udara panas di dalam dan outlet kolektor surya. Kolektor surya yang bergerak mengikuti posisi matahari dapat meningkatkan performansi temperatur di dalam dan outlet kolektor surya pada berbagai kondisi kecepatan udara outlet berbanding kolektor surya tetap. Kenaikan performansi tertinggi di dalam dan outlet kolektor surya diperoleh pada kecepatan udara outlet 2 m/s masing-masing sebesar 16,29% dan 3,98%.

Keywords


Aliran Fluida, kolektor surya, posisi matahari

Full Text:

PDF

References


Abdullah K. 1998. Penerapan Energi Surya dalam Proses Termal Pengolahan Hasil Pertanian. Buletin Keteknikan Pertanian. Vol. 12 No. 1. Hal. 56–73

Abdullah K., Thamrin, F.Wenur dan D.Wulandani. 1994. Optimasi dalam Perencanaan Alat Pengering Hasil Pertanian dengan Energi Surya [laporan akhir penelitian hibah bersaing I]. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan IPB.

Nafis S., Suntoro D., Firmansyah A.I. 2015. Analisis Aliran Fluida Alat Pengering Produk Pertanian Memanfaatkan Panas Buang Tungku Boiler PLT-Biomassa. Jurnal Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan. Vol. 14 No. 1. Hal. 55 – 70

Nopriandy F., Rianto A. dan Suhendra. 2018. Rancang Bangun dan Uji Kinerja Perangkap Panas Mengikuti Posisi Matahari. Prosing Seminar Nasional Tektan VII Penerapan Iptek I. Politeknik Negeri Lampung

Suhendra dan Nopriandy F. 2017. Rancang Bangun dan Uji Kinerja Pengering Tipe Efek Rumah Kaca dengan Saluran Pengarah Udara Panas. Jurnal Rona Teknik Pertanian. Vol. 10 No. 2. Hal. 47-59.

Susilo B. dan Okaryanti R.W. 2012. Studi Sebaran Suhu dan RH Mesin Pengering Hybrid Chip Mocaf. Jurnal Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 2. Hal. 88-96




DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v12i2.13524

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen Teknik PertanianFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations