Efisiensi Penyaluran Air Irigasi BKA Kn 16 Lam Raya Daerah Irigasi Krueng Aceh

Andriani Asarah Bancin, Dewi Sri Jayanti, T. Ferijal

Abstract


Abstrak. Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh memiliki jaringan irigasi permukaan teknis untuk mengairi 7.450 ha lahan sawah di Kabupaten Aceh Besar. Peningkatan tekanan pada sumber daya air yang tersedia untuk irigasi dan kebutuhan lainnya, terutama selama musim kemarau, membutuhkan jaringan irigasi yang memiliki efisiensi yang tinggi untuk menyalirkan air irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyaluran dan jumlah kehilangan air di saluran sekunder dan tersier dari jaringan irigasi pilihan yaitu Jaringan Lam Raya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyaluran rata-rata untuk BKA Kn 16 Lam Raya adalah 52,47%. Rata-rata kehilangan air dan efesiensi penyaluran air di saluran sekunder berturut-turut adalah 0.048 m3/dtk dan 81,11%. Kehilangan tersebut disebabkan oleh penguapan 2,73 x 10-7 m3/dtk, rembesan 0,00212 m3/dtk dan faktor lainnya 0,04548 m3/dtk. Kehilangan air rata-rata di saluran tersier adalah 0.01 m3/dtk yang merupakan kehilangan akibat adanya penguapan 5,046 x 10-8 m3/dtk, rembesan 0,00033m3/dtk dan faktor lainnya 0,00994 m3/dtk. Hal tersebut menyebabkan efisiensi penyaluran air di saluran tersier sekitar 71,88%. Namun, kinerja jaringan irigasi masih dikategorikan baik karena memiliki efisiensi penyaluran air yang lebih besar dari 60%. Kehilangan air di saluran tersier sebagian besar disebabkan oleh banyak bagian dinding dan dasar saluran yang rusak, dan adanya vegetasi dan sedimen pada saluran yang memperlambat aliran air.

 

Conveyance Efficiency Of Irrigation Water At BKA Kn 16 Lam Raya Krueng Aceh Irrigation Area

Abstract. Krueng Aceh Watershed has technical surface irrigation network to irrigate 7.450 ha of paddy fields in Aceh Besar District. Increasing pressure on available water resources for irrigation and other needs, particularly during dry season, requires an irrigation network having a higher level of efficiency to deliver irrigation water. This study aims to determine the delivery efficiencies and amount of water loss in secondary and tertiary channels of selected irrigation network. Lam Raya network was selected for the study area. Results showed that average delivery efficiency for BKA Kn 16 Lam Raya was 52.47%. The average water loss and water delivery efficiency in secondary channel were 0,048 and 81,11%, respectively. The loss was caused by evaporation 2.73 x 10-7 m3/s, seepage 0.00212 m3/s and other factors 0.04548 m3/s. The average water loss in tertiary channels was 0,01 m3/s contributed by losses from evaporation 5.046 x 10-8 m3/s, seepage 0.00033 m3/s and other factors 0.00994 m3/s. It caused tertiary channel's water delivery efficiency was approximately 71,88%. However, performance of irrigation network was classified as good since it has water delivery efficiency greater than 60%.  Water loss in tertiary channel largely due to many parts of wall and base of the channels were broken, and the presence of vegetation and sediment in the channel slowed the water flow.


Keywords


Efisiensi penyaluran air; kehilangan air; evaporasi; rembesan; Daerah Irigasi Krueng Aceh; Conveyance efficiency; lost of water; evaporation; seepage; Krueng Aceh Irrigation Area

Full Text:

PDF

References


Anhar, A. 2009. Efisiensi Penyaluran Air Irigasi di Kawasan Sungai Ular Daerah Timbang Deli Kabupaten Deli Serdang. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Balai Wilayah Sungai Sumatera I. 2008. Profil Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Direktorat Jendral Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Bunganaen, W. 2010. Analisis Efisiensi dan Kehilangan Air pada Jaringan Utama Daerah Irigasi Air Sagu. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/jurnal-teknik-sipil/article/view/18583/18355. Diakses tanggal 9 Januari 2013.

Dinas Pekerjaan Umum. 1994. Proyek Irigasi Krueng Aceh Pedoman Operasi dan Pemeliharaan. PT Trans Intra Asia. Jakarta.

Direktorat Jenderal Pengairan. 1986. Standar Perencanaan Irigasi. Departemen Pekerjaan Umum, CV. Galang Persada, Bandung.

Garg, K. S. 1981. Irrigation Engineering and Hydraulic Structures. Khana Publisher. Nai Sarak, Delhi.

Hansen, V.E., dan O. W. Israelsen. 1962. Dasar-dasar dan Praktek Irigasi. Edisi Keempat. Erlangga, Jakarta.

Hansen, V.E., O.W. Israelsen, G.E. Tachyan dan E. P. Soetjipto. 1986. Dasar-dasar dan Praktek Irigasi. Erlangga, Jakarta.

Kalsim, K. 2011. Efisiensi Irigasi dan Pengukuran Debit. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Linsley, R.K., M.A. Kohler, dan J.L.H. Paulhus. 1989. Hidrologi untuk Insinyur. Penerjemah Yandi Hermawan. Erlangga, Jakarta.

Pudjono. 2010. Pengaruh Pemasangan Bangunan Peninggi Muka Air (Subweir) Terhadap Gerusan yang Terjadi di Hilir Bendung. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Brawijaya, Malang.

Singh, G. 1980. Irrigation Engineering. Standart Book House. Nai Sarak. Delhi.

Soewarno, 1991. Aplikasi Metode Statistik untuk Analisis Data Hidrologi. Graha Ilmu. Yogyakarka.

Sosrodarsono, S., dan K. Takeda. 1978. Hidrologi untuk Pengairan. Pradnya Paramita, Jakarta.

Surya, M. 2006. Perbandingan Debit Saluran Tanah dan Saluran Lanning Terhadap Efisiensi Penyaluran Air Pada Saluran Tersier Daerah Irigasi Krueng Aceh. Skripsi. Fakultas Pertanain. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Tim Penelitian Water Management. 1993. Laporan Penelitian Management Tipe “C” dan “D” mengenai Kehilangan Air Pada Jaringan Utama dan pada Petak Tersier di Daerah Irigasi Manubulu Kabupaten Kupang. Institut Pertanian Bogor, Bogor.




DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v8i1.2684

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen Teknik PertanianFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations