Rancang Bangun dan Uji Kinerja Alat Separator Minyak Atsiri Skala Laboratorium Kapasitas 25 Literrs
Abstract
Abstrak. Separator merupakan alat pemisah minyak atsiri dari air destilat pada proses penyulingan minyak atsiri. Perancangan separator disesuaikan dengan berat jenis minyak atsiri yang akan diproses. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan desain dan uji kinerja alat separator minyak atsiri skala laboratorium kapasitas 25 liter secara gravitasi dengan laju destilat sebesar 4.0 – 4.5 L/jam. Hasil uji fungsional menunjukkan komponen separator berfungsi secara baik sesuai dengan fungsinya baik secara individu maupun dalam rakitan mesin. Proses pemisahan dilakukan dengan cara mengalirkan campuran minyak dan air ke dalam separator dengan debit 4.0 – 4.5 L/jam menggunakan pompa aquarium.Hasil rendemen diperoleh nilai berkisar antara 0.82 – 0.88% pada volume minyak yang ditambahkan mulai dari 100 – 150 mL. Artinya diperoleh volume minyak yang masih tertinggal diseparator berkisar antara 18 – 20 mL. Bila waktu pemisahan diperpanjang hingga 12 jam maka akan diperoleh minyak yang tertinggal berkisar 2-5 mL.
Manufacture and Performance Test of Laboratory Scale Essential Oil Separator Equipment with a Capacity of 25 Liters
Abstract. The separator is a means of separating essential oils from distilled water in the essential oil refining process. The design of the separator is adjusted to the specific gravity of the essential oil to be processed. The purpose of this study was to test the performance of a laboratory scale essential oil separator with a capacity of 25 liters by gravity with a distillate rate of 4.0 – 4.5 L/hour. The results of the functional test show that the separator components function properly according to their functions, both individually and in machine assembly. The separation process is carried out by flowing a mixture of oil and water into the separator with a discharge of 4.0 – 4.5 L/hour using an aquarium pump. The yield results obtained values ranging from 0.82 to 0.88% in the volume of oil added from 100 to 150 mL. This means that the volume of oil that is still left in the separator ranges from 18 to 20 mL. If the separation time is extended to 12 hours, the remaining oil will be in the range of 2-5 mL.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad Fathur Muhtadin, Ricky Wijaya, and Pantjawarni Prihatini. (2013). Pengambilan Minyak Atsiri Dari Kulit Jeruk. Jurnal Teknik Pomits 2(1): 98–101.
Ardianto, Aditya, and Siti Humaida. (2020). Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon Cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam. Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences 4(1): 34–44.
Bonita, et al. (2019). Produksi Dan Rendemen Pengolahan Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Dari Hutan Rakyat Di Desa Bone-Bone Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang (The Production And Yield Of Patchouli Processing (Pogostemon Cablin Benth) From Community Forest In Bone-Bone Villag. 1: 9–15.
Dewi, R., Nurwaida, C., Malikussaleh, U. (2020). Jurnal Teknologi Kimia Unimal 1(Mei): 46–57.
Irwan, Azari, and Kholifatu Rosyidah. (2019). Potensi Minyak Atsiri Dari Limau Kuit: Jeruk Lokal Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah 4(1): 197–202.
Ketaren, S. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Jakarta: Balai Pustaka.
Peter R.N Childs. (2004). Mechanical Design.Second Edittion. Elsevier.
PRN. Prioritas Riset Nasional. (2020). Prioritas Riset Nasional Fokus Riset Rekayasa Keteknikan. Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi. Jakarta.
Ridwan, Makkulawu Andi, Ilham Ahmad, and Sushanti Gusni. (2017). Analisis Lama Penyulingan Terhadap Rendemen Minyak Atsisri Kulit Jeruk Pangkep (Citrus Maxima) Dengan Metode Basah Dan Kering. Jurnal Prosiding Seminar Hasil Penelitian 3(2): 151–55.
RIRN. Rencana Induk Riset Nasional. (2017). Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045. Ristekdikti. Jakarta.
Slamet, Ulyarti, S. L Rahmi. (2019). Pengaruh Lama Fermentasi Daun Nilam Menggunakan Ragi Tempe Terhadap Rendemen Dan Mutu Fisik Minyak Nilam (Pogostemon Cablin Benth.). Jurnal Teknologi Hasil Perikanan Indonesia 11(01): 19–25.
DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v16i2.27919
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations








