Pengaruh Lama Waktu Penggunaan Alat Pembersih Terhadap Kemurnian Benih Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata)
Abstract
Abstrak.
Penggunaan alat pembersih tentunya memiliki kecepatan pembersihan yang lebih cepat dibandingkan dengan cara manual menggunakan tampi. Namun penggunaan alat pembersih terbukti masih menyisakan kotoran yang tidak seharusnya tercampur lagi dengan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penggunaan alat pembersih terhadap kemurnian benih jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di UD Agro Nusantara Prima, Sewon, Kabupaten Bantul dan Laboratorium Teknologi Benih Kampus Polbangtan Jurusan Pertanian, Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan menggunakan faktor frekuensi pembersihan yaitu frekuensi pembersihan menggunakan tampi, frekuensi pembersihan menggunakan alat sebanyak satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, dan lima kali. Hasil penelitian dianalisis menggunakan pengujian sidik ragam ANOVA dengan taraf 1% dan 5% dan apabila terdapat pengaruh nyata maka dapat dilanjutkan menggunakan uji lanjut BNT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu hasil kerja pembersihan benih menggunakan alat sebesar 99,64% berbeda nyata dengan efisiensi pembersihan menggunakan tampi sebesar 97,67%. Frekuensi pembersihan dengan alat sebanyak satu kali merupakan perlakuan terbaik untuk menghasilkan benih murni sebesar 99,48%.
The Effect Of Length Time Cleaning Tools Usage On The Pure Of Sweet Corn (Zea mays L. Saccharata) Seeds
Abstract.
The use of cleaning tools certainly has a faster cleaning speed compared to the manual method using tampi. However, the use of cleaning tools is proven to still leave dirt that should not be mixed again with seeds. This study aims to determine the effect of the time of using cleaning tools on the purity of sweet corn seeds. This research was conducted in March 2023 at UD Agro Nusantara Prima, Sewon, Bantul Regency and Seed Technology Laboratory of Polbangtan Campus, Yogyakarta. This research was conducted with a Non-Factorial Completely Randomized Design (CRD) using the cleaning frequency factor, namely the frequency of cleaning using tampi, the frequency of cleaning using tools once, twice, three times, four times, and five times. The results of the study were analyzed using ANOVA variance testing at the 1% and 5% levels and if there is a real effect, further test can be carried out of using the BNT with a level of 5%. The results showed that the working time of seed cleaning using a tool of 99.64% was significantly different from the efficiency of cleaning using tampi of 97.67%. The frequency of cleaning with the tool once is the best treatment to produce pure seeds of 99.48%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik. (2016). Data Produksi Jagung Tahun 2011-2015. Diakses dari https://www.bps.go.id/subject/53/tanaman-pangan.html pada tanggal 16 Februari 2023.
Kumar, R., Shahi, J. P., & Srivastava, K. (2013). Estimation of Heterosis in Field Corn and Seet Corn at Marketable Stage. In N Save Nature to Survive (Vol. 8, Issue 4). www.thebioscan.in
Krzysiak, Zbigniew, Samociuk W., Zarajczyk J., Kaliniewicz Z., Pieniak Daniel., & Bogucki, Marcin. (2020). Analysis of the Sieve Unit Inclination Angel in the Cleaning Process of Oat Grain in a Rotary Cleaning Device. MDPI Journal Processes 8(346), 1-16. https://doi.org/10.3390/pr8030346
Ningsih, Mira K., Biantary, Maya P., & Jumani. (2015). Uji Mutu Fisik dan Fisiologis Benih Pohon Penghasil Gaharu (Aquilaria microcarpa Baill) Berdasarkan Fenotip Pohon Induk di KHDTK Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal AGRIFOR Volume XIV Nomor 2, 221-238.
Nuryadin, A. K., Suprapti, E., & Budiyono, A. (2016). Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea Mays Saccharata, Sturt). 16(2).
Rahmianna, A. A., Purnomo, J., & Harnowo, D. (2015). Pemanfaatan Biji Keriput Kacang Tanah sebagai Benih. IPTEK Tanaman Pangan, 10(2).
Septian, N. A. W., Aini, N., & Herlina, N. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata) Pada Tumpangsari dengan Tanaman Kangkung (Ipomea reptans). Jurnal Produksi Tanaman, 3(2), 141–148.
Sudrajat D. J, & Nurhasybi. (2009). Penentuan Standar Mutu Fisik dan Fisiologis Benih Tanaman Hutan. Info Benih Vol. 13 No. 1, hal 147-158.
Suryandari, Lilis, & Ratnasari, Evie. (2019). Studi Analisis Pengujian Standar Pada Komoditi Padi (Oryza sativa L.) di UPT. PSBTPH Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jawa Timur. Prodising Seminar Nasional Biologi 2019 ISBN: 978-602-0951-26-3.
DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v17i2.33730
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations









