Prediksi Laju Dan Zona Tingkat Bahaya Erosi Pada Pelapukan Batuan Vulkanik Di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat

Anan Iskandar, Nurcholis Salman, Alimuddin Alimuddin, Fadhila Muhammad Libasut Taqwa

Abstract


Abstrak.Penelitian ini dilakukan di Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Daerah ini memiliki morfologi beragam, mulai dari bergelombang (645 mdpl) dengan kemiringan lereng 200 sampai sangat curam (1065 mdpl) dengan kemiringan lereng 450. Tujuan penelitian ini untuk memprediksikan besarnya laju erosi dengan menggunakan Metode USLE dan mengetahui zona tingkat bahaya erosi. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif dengan populasi seluruh lahan di wilayah penelitian. Penetapan lokasi sampling menggunakan area sampling, sedangkan analisa hasil data menggunakan metode USLE (Universal Loss Soil Equation) serta skoring dan bobot pada setiap parameter lahan serta dengan cara overlay peta, sehingga diperoleh klasifikasi tingkat bahaya erosi. Hasil yang diperoleh untuk prediksi laju erosi di daerah penelitian yaitu sangat ringan sampai sedang, sedangkan untuk zona tingkat bahaya erosi diperoleh 3 satuan, yaitu Zona tingkat bahaya erosi ringan dengan luas 151,4 ha. Berada pada daerah perbukitan bergelombang, dengan tataguna lahan berupa pesawahan. Jenis tanah pelapukannya adalah lempung pasiran. Zona tingkat bahaya erosi menengah dengan luas 408,4 ha. Umumnya merupakan daerah perbukitan bergelombang hingga curam sampai perbukitan curam, dengan tataguna lahan berupa pesawahan, tegalan dan perkebunan. Jenis tanah pelapukannya adalah lempung pasiran, lempung lanauan dan pasir tufaan serta Zona tingkat bahaya erosi berat dengan luas 580,2 ha. Umumnya merupakan daerah perbukitan sangat curam 70%, dengan tataguna lahan berupa tegalan, perkebunan, dan hutan. Di daerah ini disusun oleh tanah pelapukan jenis pasir tufaan.Prediction of Rate and Zone of Erosion Danger Level In Volcanic Rock Weathering In Cililin District, West Bandung DistrictAbstract.The research is done in Cililin village, Cililin sub district, Bandung Barat Regency. The are has various morphology condition from wavy hills, elevation 645 msl and slope 200 to very steep hills with elevation 1065 msl and slope 450. The aims of research is to predict the magnitude of the erosion rates which used the USLE method. The type of research is descriptive survey with population in the all land of the research area. Determination of the location sample is used in the sampling area, whereas data analysis is used USLE method, scoring and weight each land parameter to obtain the erosion hazard classification. The result showed that the predict of erosion rate in the research area is very low to moderate and the classification of erosion hazard consist of Low erosion hazard (151,4 ha), flat to wavy hill morphology, paddies landuse area. Soil type is sandy clay. Moderate erosion hazard (408,4 ha), wave hills to steep hills, paddies and plantation. Soil type is sandy clay, silty clay tuffaceous sand. High erosion hazard (580,2 ha), steeply hills, slope 70 %, plantation and forest landsuse, soil type is tuffaceous sand.

Keywords


Laju erosi; tingkat bahaya erosi

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. (2010). Konversi Tanah dan Air. Bogor: Institut Pertanian Bogor Press

Arsyad, U. (2010). Analisis Erosi pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan dan Kemiringan Lereng di Daerah Aliran Sungai Jeneberang Hulu. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Makassar.

Arsyad, S. (2012). Penyelamatan Tanah, Air, dan Lingkungan. Jakarta: CrestPrent dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Darsoatmodjo, A., 2006, Katalog Metodologi Pembuatan Peta Geo-Hazard, Banda Aceh.

Dewi, I. G. A. S. U., Trigunasih, N. M., & Kusmawati, T. (2012).

Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Saba. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 1(1), 12–23.

Hariati, F., Taqwa, F. M. L., Alimuddin, A., Salman, N., & Sulaeman, N. H. F. (2022). Simulasi Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Laju Erosi Lahan Menggunakan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciseel. Tameh: Journal of Civil Engineering, 11(1), 52-61.

Lasaiba, M. A. (2023). Mapping of Erosion Hazard Vulnerability Based on GIS and USLE in Wairutung Watershed, Salahutu District, Central Maluku Regency. Jurnal Geografi; Geografi dan Pengajarannya, 21(1), 19-34. https://doi.org/10.26740/jggp.v21n1.p19-34

Suripin (2004). Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sutrisno, Joko. 2011. Prediksi Erosi dan Sedimentasi di Sub Daerah Aliran Sungai Keduang Kabupaten Wonogiri. Institut Pertanian Bogor.

Swastika, D., Wulandari, D., Sriyana, S., & Maulana, R. (2023). Pengaruh Kegiatan Konservasi Lahan Pada Kegiatan Countermeasure for Sediment in Wonogiri Multipurpose DAM Terhadap Laju Erosi Lahan di Bendungan Wonogiri. Jurnal Serambi Engineering, 8(1).




DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v18i1.37112

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen Teknik PertanianFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations