Potensi Pengembangan Sistem Irigasi Pompa Tenaga Surya untuk Sawah Tadah Hujan di Pulau Simeulue

Muhammad Yasar, Mustaqimah Mustaqimah, Yuswar Yunus

Abstract


Abstrak. Teknologi sistem irigasi pompa tenaga surya memiliki prospek yang sangat baik untuk masa depan bidang pertanian khususnya sektor pangan. Teknologi ini sangat murah untuk jangka panjang dan  juga sederhana  sehingga mudah dibuat dan dimodifikasi oleh siapa saja.  Irigasi pompa tenaga surya tidak memerlukan operator untuk mengoperasikannya, hanya diperlukan sekali-kali pengecekan dan pengontrolan. Manfaat utama yang akan didapatkan dari pengembangan teknologi irigasi pompa tenaga surya ini adalah menjaga kelestarian lingkungan hidup karena tidak menghasilkan polusi udara sehingga dapat menekan peningkatan global warming. Teknologi ini termasuk dalam jenis teknologi green energy. Berepara indikator yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sistem irigasi tenaga surya, diantaranya: (i) kemiringan yang sesuai untuk sistem irigasi tenaga surya; (ii) radiasi matahari yang sesuai untuk irigasi tenaga surya; (iii) potensi air tanah. Lokasi penelitian ini terletak di Desa Situbok Kecamatan Tepah tengah Kabupaten Simeulue. Hasil pengamatan dan pengukuran menunjukkan bahwa tingkat penyinaran matahari di Desa Situbok rata-rata sebesar 43,75 %.. Disamping itu terdapat pula potensi air tanah dangkal di daerah Situbok dengan kedalaman antara 5 – 10 meter. Data ini menunjukkan bahwa daerah ini layak untuk pengembangan sistem irigasi tenaga surya.

Keywords


Irigasi pompa; tenaga surya; radiasi matahari; potensi air

Full Text:

PDF

References


Eker B, 2005. Solar Powered Water Pumping Systems. Trakia Journal of Sciences, Vol. 3, No. 7, pp 7-11, 2005

Hartono B dan Purwanto, 2014. Peracangan pompa air tenaga surya guna memindahkan air bersih ke tangki penampung. Sintek vol.9 no 1 (28-33)

http://www.utextension.utk.edu, Solar Powered Livestock WateringSystems [diakses 15 September 2017]

Kashiv A, Avi Bilala, Naseem Shirazi, Amol Dwivedi, Dr. Rajesh Joshi, 2016. Solar DRIP Irrigation System. International Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering, Volume 6, Issue 4, April 2016).

Kumolosari E, AA, Setiawan, K, Suryopratomo, 2013. Evaluasi Komparatif Sistem suplai air bersih tenaga listrik dan tenaga surya di daerah terpencil (studi kasus di desa Mangunun, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul). Jurnal Teknofisika vol.2 (3): 61-68

Muhammad Yasar, Chamhuri Siwar, dan Shaharuddin Idrus. 2011. Pengekalan Tanah Sawah Sebagai Kawasan Pertanian Berterusan. Malaysian Journal of Environmental Management 12(2) (2011): 55-65

Subandi, Hani, S, 2015. Pembangkit Listrik Energi Matahari Sebagai Penggerak Pompa Air dengan Menggunakan Solar Sell. Jurnal Teknologi Technoscientia, Vol. 7 (2): 157-163

Yu Y, Jiahong Liu, Hao Wang, Miao Liu, 2011. Assess the potential of solar irrigation systems for sustaining pasture lands in arid regions – A case study in Northwestern China. Applied Energy 88: 3176–3182




DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v10i2.8757

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen Teknik PertanianFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations