Compensation Due To Lower Community Land Ownership Status In Batam

Lia Nuraini, Pery Rehendra Sucipta, Suryadi Suryadi, Athalia Meilani Selvitri

Abstract


According to the Minister of Home Affairs Decree No. 43 of 1977 Governing Management and Use of Land in the Industrial Area of Batam City, BP Batam has authority to manage that can only be issued in the form of land use rights and usufructuary rights. The party granting the right in this instance is BP Batam, however, in reality, property ownership rights still exist in Batam City. On a 26,544,897 square feet piece of land, a total of 10,800 SHM in various Batam sub-district as of 2021. This study aims to determine the analysis of the regulation of the decline in community property rights in Batam City and to determine compensation due to the decrease in community property rights in Batam. The research method used is normative research. Results of the study: The Minister of Agrarian Decree Number 6 of 1998, Government Regulation Number 18 of 2021, and Ministry of Agricultural Affairs and Spatial Planning/Head of BPN Number 18 of 2021 all provide the legal basis for the granting of ownership of land rights in Batam. Losses will occur from the trend of declining building use rights or usufructuary rights, for instance in terms of time duration, given that land ownership rights do not have a time period whereas other land interests do. The party who suffers injury as a result of default with legal force emerges as a result of the prosecution to pursue the right to compensation for material or intangible damages.

Keywords


Compensation, Decrease in Land Property Rights

References


Book

Boedi Harsono. (1985). Hukum Agraria Indonesia,Himpunan Peraturan Hukum Tanah. Jakarta: Djambatan.

Lili Rasjidi. (1988). Filsafat Hukum, Apakah Hukum Itu? Bandung: Remadja Karya.

Marzuki, P. M. (2011). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Salim HS. (2001). Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: SInar Grafika.

Setiawan, I. K. O. (2018). Hukum Perikatan. Jakarta: SInar Grafika.

Soekanto, S. (2010). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.

Soerodjo, I. (2021). Hukum Pertanahan Hak Pengelolaan Atas Tanah (HPL) Eksistensi, Pengaturan dan Praktik (Subekti, Ed.). Yogyakarta: LaksBang Mediatama.

Journal Articles

Agustianto, A. (2020). Tinjauan Hukum Mengenai Pengenaan Uang Wajib Tahunan Terhadap Pemilik Sertifikat Hak Milik Yang Berada Diatas Hak Pengelolaan di Kota Batam. Journal of Judicial Review, Vol 22(1), 112–127.

Apriani, T. (2021). Konsep Ganti Rugi Dalam Perbuatan Melawan Hukum Dan Wanprestasi Serta Sistem Pengaturannya Dalam Kuh Perdata. Ganec Swara, 15(1), 929. https://doi.org/10.35327/gara.v15i1.193

Nasrudin. (2020). Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Terhadap Hak Milik Diatas Tanah Hak Pengelolaan Lahan Untuk Mewujudkan Kepastian Hukum (Studi Penelitian Kantor Pertanahan Kota Batam). Journal of Judicial Review Vol 22 No 1, 2020 | 128, 22(1), 128–138

Thesis/Dissertation

Islamy, A. M. (2022). Implikasi Hukum Hak Keperdataan Bagi Pemegang Sertipikat Hak Milik Atas Tanah Yang Mengalami Penurunan Hak Di Kota Batam. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Ronald Z. Titahelu. (1993). Penetapan Asas-asas Hukum Umum dalam Penggunaan Tanah Untuk Sebesar-besar Kemakmuran Rakyat, Suatu Kajian Filsafati dan Teoritik tentang Pengaturan dan Penggunaan Tanah di Indonesia. Universitas Airlangga.

Interview Results

Interview Result with Satria Sukananda, Penata Pertanahan Ahli Pertama (Koordinator Kelompok Substansi Penetapan Hak Tanah dan Ruang, Kantor Pertanahan Kota Batam). (n.d.). Batam.

Website

Retrieved from https://batampos.co.id/2019/11/11/diprotes-status-shm-lahan-batam-tetap-bisa-turun-jadi-hgb/ diakses pada 8 Agustus 2023.

Legal Instruments

Keputusan Presiden Nomor 41 tahun 1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam (selanjutnya disebut dengan Keputusan Presiden Nomor 41 tahun 1973) dengan perubahan menjadi Keppres No. 2 tahun 2005 tentang Perubahan Kelima atas Keppres no 41 Tahun 1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 18 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penetapan Hak Pengelolaan dan Hak Atas Tanah

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1977 tentang Tata Cara Permohonan dan Penyelesaian Pemberian Hak Atas Bagian-Bagian Tanah Hak Pengelolaan Serta Pendaftarannya

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok- Pokok Agraria




DOI: https://doi.org/10.24815/sklj.v7i3.33783

Article Metrics

Abstract view : 0 times


Copyright (c) 2023 Syiah Kuala Law Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal published by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.usk.ac.id/SKLJ.