Pertanggungjawaban Pidana atas Kejahatan Berbasis Algoritma: Siapa yang Bersalah Ketika AI Mengambil Keputusan?

Kharis Puguh Ari Widodo, Nur Handayati, Subekti Subekti, Wahyu Prawesthi

Abstract


Kemajuan eksponensial dalam teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah melahirkan entitas non-biologis yang memiliki otonomi dalam pengambilan keputusan, yang sebelumnya merupakan domain eksklusif manusia. Dari kendaraan otonom yang menavigasi lalu lintas padat hingga algoritma perdagangan frekuensi tinggi yang menggerakkan pasar modal global, AI kini beroperasi dengan tingkat kemandirian yang menantang doktrin hukum pidana konvensional. Artikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai krisis konseptual yang dihadapi hukum pidana ketika dihadapkan pada "kejahatan" yang dilakukan oleh atau melalui algoritma. Masalah utama terletak pada penerapan asas fundamental actus non facit reum nisi mens sit rea—tiada pidana tanpa kesalahan—terhadap entitas yang tidak memiliki kesadaran moral. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum dan konseptual untuk membedah tiga model pertanggungjawaban pidana yang diusulkan oleh Gabriel Hallevy, serta mengevaluasi relevansinya dalam konteks pembaruan hukum pidana di Indonesia pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (KUHP Nasional). Temuan studi menunjukkan bahwa kekosongan hukum (legal vacuum) saat ini menciptakan "celah retribusi" (retribution gap), di mana kerugian yang ditimbulkan oleh AI sering kali tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada subjek hukum mana pun. Melalui analisis komparatif dengan EU AI Act dan doktrin tort law di Amerika Serikat, laporan ini mengusulkan reformulasi pertanggungjawaban pidana korporasi di Indonesia untuk mencakup "kelalaian algoritmik" dan mendesak penerapan asas strict liability bagi pengembang sistem AI berisiko tinggi.


Keywords


Pertanggungjawaban Pidana, Algoritma, Pengambilan Keputusan

Full Text:

PDF

References


Bonfim, Tany Calixto. “Criminal Liability of Artificial Intelligent Machines: Eyeing into AI’s Mind.” Lund University, 2022.

Engler, Alex. “The EU and U.S. Diverge on AI Regulation: A Transatlantic Comparison and Steps to Alignment.” The Brookings Institution, 2023. https://www.brookings.edu/articles/the-eu-and-us-diverge-on-ai-regulation-a-transatlantic-comparison-and-steps-to-alignment/.

Eryarifa, Saskia. “Asas Strict Liability Dalam Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Pada Tindak Pidana Lingkungan Hidup.” Jurnal MAHUPAS: Mahasiswa Hukum Unpas 1, no. 2 (2022): 103–22. https://journal.unpas.ac.id/index.php/triwangsa/article/view/5757.

Feiler, Jake. “The Artificially Intelligent Trolley Problem: Understanding Our Criminal Law Gaps in a Robot Driven World.” UC Law Science and Technology Journal 14, no. 1 (2023). https://repository.uclawsf.edu/hastings_science_technology_law_journal/vol14/iss1/2/.

Gruodytė, Edita, and Paulius Čerka. “Artificial Intelligence as a Subject of Criminal Law: A Corporate Liability Model Perspective.” In Smart Technologies and Fundamental Rights, 260–281. Leiden: Brill, 2020. https://doi.org/10.1163/9789004437876_013.

Hallevy, Gabriel. “The Criminal Liability of Artificial Intelligence Entities - from Science Fiction to Legal Social Control.” Akron Intellectual Property Journal 4, no. 2 (2010). https://ideaexchange.uakron.edu/akronintellectualproperty/vol4/iss2/1/.

Holm, Søren, Catherine Stanton, and Benjamin Bartlett. “A New Argument for No-Fault Compensation in Health Care: The Introduction of Artificial Intelligence Systems.” Health Care Analysis 29, no. 3 (2021): 171–88. https://doi.org/10.1007/s10728-021-00430-4.

Hutapea, Novelina Mutiara Sariati, Desy Kartika Caronina Sitepu, Jenriswandi Damanik, and Srikandi Karmeli Lusia Sianipar. “Artificial Intelligence and Criminal Liability: A Preliminary Study within the Indonesian Legal System.” Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren 7, no. 2 (2026): 688–704. https://doi.org/10.46924/jihk.v7i2.330.

Kneer, Markus, and Markus Christen. “Responsibility Gaps and Retributive Dispositions: Evidence from the US, Japan and Germany.” Science and Engineering Ethics 30, no. 6 (2024): 51. https://doi.org/10.1007/s11948-024-00509-w.

Legal Information Institute. “Vicarious Liability.” Cornell Law School, 2024. https://www.law.cornell.edu/wex/vicarious_liability.

Malik, Serena. “Navigating Legal Frameworks in the Age of Artificial Intelligence: Analysis.” Human Rights Research Center, 2023. https://www.humanrightsresearch.org/post/navigating-legal-frameworks-in-the-age-of-artificial-intelligence-analysis.

Nolan, Paul. “Artificial Intelligence in Medicine: How Do We Determine Legal Liability When Things Go Wrong?” Macquarie Law School, 2023. https://doi.org/10.25949/22138298.

Pane, Musa Darwin, and Moch Zein Surya Permana. “Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pengembang Artificial Intelligence Pada Kasus Pelanggaran Privasi Dan Data Pribadi.” Judge : Jurnal Hukum 6, no. 3 (2025): 467–72. https://doi.org/10.54209/judge.v6i03.1593.

Putra, Adrian Bima. “Analisis Yuridis Normatif Terhadap Pemanfaatan Dan Pertanggungjawaban Hukum Artificial Intelligence Dalam Aspek Cybercrime Di Indonesia.” Ikraith-Humaniora 9, no. 2 (2025): 946–55. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5144.

Sachoulidou, Athina. “AI Systems and Criminal Liability.” Oslo Law Review 11, no. 1 (2024): 1–10. https://doi.org/10.18261/olr.11.1.3.

Saputera, Januar Agung, Mesa Indra Naiborhu, Enna Budiman, Liza Widjaja, and Maman Sudrajat. “Rekonstruksi Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam KUHP Nasional: Telaah Kritis Atas UU No. 1 Tahun 2023 Dalam Persepektif Hukum Pidana Modern.” Jurnal Ilmu Hukum “THE JURIS” 9, no. 2 (2025): 388–94.

Selbst, Andrew D. “Negligence and AI’s Human Users,” 2019. https://www.semanticscholar.org/paper/Negligence-and-AI’s-Human-Users-Selbst/e3885b319a4c0c11caede3c2ce839903fe9d7ae2.

Utami, Ni Putu Gita Sri, Ni Komang Sutrisni, and Ni Putu Noni Suharyanti. “Pengaturan Hukum Tanggung Jawab Pemanfaatan Artificial Intelligence Di Indonesia.” JUMAHA 5, no. 2 (2025): 315–25. https://doi.org/10.36733/jhm.v5i2.

Wijaya, Putu Berliana Justicia, and I Wayan Novy Purwanto. “Perlindungan Hukum Perdata Bagi Investor Terhadap Investasi Bodong Berbasis Teknologi Pada Kasus Robot Trading Fahrenheit Di Indonesia.” Jurnal Media Akademik 3, no. 12 (2025): 1–18.




DOI: https://doi.org/10.24815/sklj.v9i3.51767

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Copyright (c) 2026 Syiah Kuala Law Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal published by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.usk.ac.id/SKLJ.