Analisis Fitokimia dan Karakterisasi dari Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.)

Azizah Vonna, Lydia Septa Desiyana, Rizki Hafsyari, Didi Nurhadi Illian

Abstract


Daun kersen (Muntingia calabura L.) secara empiris telah digunakan oleh masyarakat dalam berbagai pengobatan, biasanya digunakan bahan kering (simplisia) dengan cara diserbukkan lalu diseduh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan informasi tentang karakteristik ekstrak dari daun kersen (M. calabura) dan analisis fitokimia terkait identifikasi senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun M. calabura. Prosedur ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Karakterisasi ekstrak etanol daun M. calabura (EEDM) dilakukan melalui penetapan kadar air, kadar abu total, serta penetapan kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol. Analisis fitokimia dilakukan terhadap alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan tanin menggunakan prosedur standar skrining fitokimia. Ekstrak etanol daun M. calabura (EEDM) yang diperoleh adalah sebanyak 171,2 g dengan persentase rendemen 20,1%. Kadar air pada EEDM telah memenuhi persyaratan sesuai dengan standar. Senyawa metabolit sekunder pada EEDM lebih banyak terlarut dalam etanol dibandingkan dalam air. Senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada EEDM adalah flavonoid, saponin, steroid dan tanin.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/bioleuser.v5i1.22976

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




©2001 Jurnal Bioleuser (J. Bioleuser), Indonesia, Banda Aceh: www.jurnal.usk.ac.id/bioleuser | eISSN 2597-6753 | Contact: bioluser@usk.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.Web Analytics