Uji Parameter Spesifik-Non Spesifik dan Skrining Fitokimia Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Berdasarkan Tempat Tumbuh

Wenny Asfahani, Rina Kurniaty

Abstract


anaman kelor (Moringa oleifera L.) diketahui banyak memiliki khasiat dalam pengobatan maupun pengolahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan organoleptis, susut pengeringan, dan kadar abu pada daun kelor yang berasal dari dua tempat yang berbeda berdasarkan dataran tinggi dan dataran rendah. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif, dimana hasil skrining fitokimia daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Pengujian makroskopi dari daun kelor segar yang berasal dari Jantho dan Lampeneurut berbentuk daun oval, pertulangan daun menyirip, panjang daun 2,5 cm-3,5 cm, lebar daun 1,5 cm-2,0 cm, tepi daun rata, ujung daun terbelah, daun berwarna hijau, dan memiliki bau yang khas. Fragmen pengenal simplisia terdapat kristal kalsium oksalat bentuk roset, berkas pengangkut penebalan bentuk tangga, mesofil dengan sel kelenjar dan epidermis dengan stomata. Hasil penetapan susut pengeringan dari Jantho 10,66% dan Lampeneurut 12,80%, penetapan kadar abu total dari Jantho 13,89% dan Lampeneurut 12,24%, penetapan kadar abu tidak larut asam dari Jantho 0,23% dan Lampeneurut 0,26%.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/j.%20bioleuser.v7i3.37425

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


©2001 Jurnal Bioleuser (J. Bioleuser), Indonesia, Banda Aceh: www.jurnal.unsyiah.ac.id/bioleuser | eISSN 2597-6753 | Contact: bioluser@unsyiah.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.