Literatur Review: Pencemaran Merkuri di Perairan Indonesia

Syifa Thifal Umaira, Syavira Azzahra, Nadiya Mufidah, Firdus Firdus, Muhammad Nasir, Alia Rizki

Abstract


Merkuri (Hg) termasuk ke dalam kelompok logam berat yang dapat mencemari lingkungan. Pencemaran yang diakibatkan oleh merkuri di lingkungan akan menyebabkan terjadinya bioakumulasi pada biota perairan yang kemudian berdampak pada kesehatan manusia. Merkuri, terutama dalam bentuk metil merkuri dapat berbahaya bagi system saraf pusat sehingga menyebabkan terganggunya pancaindra bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Pencemaran merkuri berasal dari berbagai aktivitas pertambangan, industri, pertanian, limbah rumah tangga dan pertambangan merkuri itu sendiri. Akumulasi merkuri yang berlebihan dari standar baku mutu dapat berbahaya dan menimbulkan banyak dampak negatif. Penelitian ini mengkaji pencemaran yang disebabkan oleh merkuri yang terdapat di perairan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek yang paling banyak tercemar merkuri adalah air, sedimen, dan biota perairan. Persentase pencemaran tertinggi terdapat di sungai (39%) dan yang terendah pada danau dan waduk (3%).

 

Kata kunci: Pencemaran, Merkuri, Perairan Indonesia


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/bioleuser.v8i1.37923

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




©2001 Jurnal Bioleuser (J. Bioleuser), Indonesia, Banda Aceh: www.jurnal.usk.ac.id/bioleuser | eISSN 2597-6753 | Contact: bioluser@usk.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.Web Analytics