Pengaruh Ekstrak Kecambah Kacang Hijau (Vigna radiata L.) dan Lama Perendaman Terhadap Viabilitas Benih Tomat (Solanum lycopersicum L.) Kadaluarsa

Zaira Fadhillah, Hasanuddin Hasanuddin, Essy Harnelly

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kecambah kacang hijau terhadap viabilitas benih tomat kadaluarsa serta hubungan antara perlakuan perbedaan konsentrasi dan lama perendaman di dalam ekstrak kecambah kacang hijau terhadap viabilitas benih tomat (Solanum lycopersicum L.) kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala pada bulan November 2020. Unit-unit penelitian disusun berdasarkan Rancangan Kontras Orthogonal dalam RAL faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekstrak kecambah kacang hijau (K)  yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah lama perendaman (P) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan ditambah kontrol sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap parameter daya berkecambah. Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap parameter daya berkecambah, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai total perkecambahan 50% (T50), dan kecepatan tumbuh. Perlakuan interaksi T50 terbaik dijumpai pada perlakuan K0(+) dengan lama perendaman 12 jam (P2), sedangkan perlakuan interaksi KCT terbaik dijumpai pada perlakuan konsentrasi 50% dengan lama perendaman 18 jam (P3).

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/bioleuser.v6i2.40953

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




©2001 Jurnal Bioleuser (J. Bioleuser), Indonesia, Banda Aceh: www.jurnal.usk.ac.id/bioleuser | eISSN 2597-6753 | Contact: bioluser@usk.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.Web Analytics