IMPLEMENTASI SISTEM INTEGRASI TERNAK DAN TANAMAN PANGAN UNTUK OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN

Hamny Hamny

Abstract


Penerapan sistem integrasi ternak dan tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah terutama di pedesaan masih sangat rendah, sehingga dibutuhkan peranan perguruan tinggi untuk mensosialisasikan penerapan teknologi tersebut dalam mewujudkan ketahanan pangan. Gampong (Desa) Pinem merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Masyarakat Gampong Pinem memiliki lahan pekarangan rumah yang luas yang belum dimanfaatkan secara optimal. Program IbM ini bertujuan untuk merangsang masyarakat melalui kelompok tani dan ternak untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang luas agar lebih produktif. Pemilihan budidaya ayam broiler yang dilaksanakan dalam program ini berdasarkan keinginan anggota kelompok ternak Gampong Pinem untuk menghidupkan kembali usaha ayam broiler yang pernah ditekuni dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan. Pada kegiatan ini dilakukan demplot sistem manajemen pemeliharaan ayam broiler yang baik dan demplot penanaman tanaman pangan di lahan pekarangan rumah. Kotoran ayam broiler yang dipelihara dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman jagung, bayam dan kangkung. Kegiatan IbM mampu meningkatkan semangat mitra untuk melanjutkan usaha ayam broiler dan tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang luas. Diharapkan kegiatan ini dapat menunjang perekonomian keluarga.


Keywords


ayam broiler; ketahanan pangan; sistem integrasi; tanaman pangan

Full Text:

PDF

References


Achmanu dan Muhalien. 2011. Ilmu Ternak Unggas. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Damastuti AP dan Dency. 2008. Pertanian Organik. Penebar Swadaya, Jakarta.

Hilwa W, Harahap DE, dan Zuhirsyan M. 2020. Pemberian pupuk kotoran ayam dalam upaya rehabilitasi tanah ultisol desa janji yang terdegradasi. Agrica Ekstensia, 14(1):75-80.

Mayadewi NNA. 2007. Pengaruh jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil jagung manis. Agritrop, 26(4):153-159.

Melati M, Asiah A, dan Rianawati D. 2008. Aplikasi pupuk organik dan residunya untuk produksi kedelai panen muda. Jurnal Agronomi Indonesia 36(3):204-213.

Olaniyi JO dan Ajibola AT. 2008. Effects of inorganik and organik fertilizers application on the growth, fruit yield and quality of tomato (Lycopersicon lycopersicum). Journal of Applied Biosciences 8:236-242.

Sipahutar IA dan Juarsah I. 2013. Pemanfaatan limbah ternak dan pengelolaan bahan organik untuk peningkatan produktivitas tanah ramah lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Matematika, Sains, dan Teknologi, 4:B1-B10.

Sofyan H, Hidayat T, Wahyuni S, Adam M, Sutriana A, dan Zainabun. 2021. Pemberdayaan kelompok ternak melalui budidaya itik petelur di Gampong Tanjong Selamat Kabupaten Aceh Besar,Provinsi Aceh. Media Tropika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 117-124.

Tufaila M, Laksana DD, dan Alam S. 2014. Aplikasi kompos kotoran ayam untuk meningkatkan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus l.) di tanah masam. Jurnal Agroteknos, 4(2):120-127.

Untung K. 1997. Peranan Pertanian Organik dalam Pembangunan yang Berwawasan Lingkungan. Penebar Swadaya, Jakarta.

Yaman MA, Adam KA, Jeksi S, dan Situmorang AHK. 2021. Pelatihan kader peternakan melalui bimbingan teknik teknologi pakan silase untuk mendukung manajemen pemeliharaan domba lokal era pandemic Covid 19. Peternakan Abdi Masyarakat, 1(1):1–6.

Yurliasni, Hanum Z, Dzarnisa, Fitri CA, dan Herawati. 2021. Sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui pengenalan inovasi produk olahan susu dengan teknologi herbalic. Peternakan Abdi Masyarakat, 1(1):1– 4.




DOI: https://doi.org/10.24815/petamas.v2i1.25996

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.