PELATIHAN MANAJEMEN USAHA PEMBIBITAN AYAM HIBRIDA LOKAL UNTUK KADER WIRAUSAHAWAN UNGGAS DI BANDA ACEH

M.Aman Yaman, Zulfan Zulfan, Allaily Allaily, Muhammad Daud, Zulfikar Zulfikar, Sri Jeksi, Mudatsir Mudatsir, Al-kautsar Al-kautsar

Abstract


Peningkatan jumlah wirausahan muda di bidang peternakan merupakan tugas utama perguruan tinggi yang dapat dilakukan dengan pembinaan calon kader sejak masa perkuliah sampai kepada alumni. Usaha bisnis dibidang perunggasan tergolong sangat diminati karena permintaan konsumen akan produk unggas, baik daging, telur bahkan bibit semakin meningkat. Salah satu produk perunggasan yang mulai dikenal masyarakat yaitu ayam hibrida yang merupakn ayam hasil persilangan ayam lokal dengan ayam layer dan jenis ayam unggul yang berasal dari luar negeri. Ayam hibrida sangat potensial dikembangkan sebagai turunan ayam lokal yang mampu menghasilkan telur lebih banyak dan ukuran telur lebih besar dibandingkan telur ayam aslinya. Namun dalam proses pengembangannya diperlukan upaya dukungan dibidang pembibitan sehingga permintaan akan bibit ayam hibrida dapat dipenuhi untuk mendukung usaha komersial. Untuk itu telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan demontrasi langsung kepada 16 orang kader wirausahaan pembibitan unggas yang berasal dari siswa SMK, mahasiswa peternakan dan alumni peternakan dengan tujuan untuk peningkatkan kemampuan manajemen usaha pembibitan ayam hibrida lokal. Kegiatan ini berjalan selama 30 hari dengan pembekalan 4 materi utama dan demonstrasi berupa teknis perkawinan inseminasi buatan, seleksi telur tetas, pembuatan mesin tetas dan proses penetasan sampai pada seleksi jenis kelamin DOC hasil penetasan. Hasilnya menunjukkan bahwa 94% peserta berada pada katagori sangat menguasai materi yang diberikan dan 87,5% sangat menguasai kegiatan demonstrasi yang telah diberikan oleh tutor kegiatan. Sementara itu 6% peserta menguasai materi dan 12,5% peserta lainnya juga katagori menguasai kegiatan demonstrasi yang diberikan. Melalui hasil survei kepuasaan peserta menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) menyatakan sangat puas terhadap materi dan kegiatan demonstrasi pelatihan dan merasakan manfaat yang sangat besar terutama sebagai wawasan baru dibidang usaha peternakan. Peserta menyarankan agar dimasa yang akan datang, lama waktu pelatihan diperpanjang menjadi 3 bulan dan mencakup juga untuk jenis unggas lainnya seperti itik dan puyuh.

Keywords


Ayam hibrida, manajemen usaha, kader wirausaha

Full Text:

PDF

References


Helni, H. 2020. Evaluasi Hasil Belajar Pelatihan Manajemen Puskesmas Dengan Pendekatan

Keluarga Di Bapelkes Jambi. Media Bina Ilmiah, Vol.15 No.4 Nopember 2020.

Madi, H., Yoyok, S., Tuswan., Ismail, A. 2020. Analisis Tingkat Kepuasan Peserta Pelatihan AutoCAD Online untuk Pengabdian Masyarakat Terdampak Covid-19 dengan Metode Kirkpatrick Level I, Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5, No. 4, 2020.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2003. Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya

Manusia, Bandung: Refika Dharma.

Khanal, D. 2002. Problems and Prospects on Conservation of Indigenous Breeds of Livestock

Species in Nepal. M. Sc. Thesis, Pokhara University.

Timothy, N., Gondwe, P and Wollny, B. A, 2003. Comparative Productivity of Black Australorp and Indigenous Chickens under Free Ranging Village Conditions in Malawi. DeutscherTropentage Conference on International Agriculture Research for Development. Gotting, Oct 8-10, 2003.

Widoyoko, S. E. P. 2017. Evaluasi Program Pelatihan, Jakarta: Pustaka Pelajar.

Yaman, M. A., Reza, M. A, Abdullah, A. N., Usman, Y. and Koesmara, H. 2021. Sperm Quality of Hybrid Chicken Affected by Propolis, Honey, or Royal Jelly as Organic Diluent Materials and Storage Periods during Sperm Preservation International Conference on Improving Tropical Animal Production for Food Security (ITAPS

.




DOI: https://doi.org/10.24815/petamas.v2i2.29942

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.