Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Babi Dengan Memanfaatkan Batang Pisang Terfermentasi

David Agustinus Nguru

Abstract


Masalah yang dihadapi oleh peternak di Desa Ponain, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu sulitnya memenuhi kesediaan pakan secara kesinambungan baik mutu mau jumlahnya. Hal ini karena harga pakan yang tinggi, sehingga peternak memberikan pakan seadahnya tanpa melihat kebutuhan harian ternak babi yang menyebabkan produktivitas ternak babi menurun dan membutuhkan waktu pemeliharaan yang lebih lama. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan lokal menjadi pakan alternatif dengan cara meningkatkan nilai gunanya dan pengurangi penggunaan pakan komersial sehingga lebih ekonomis. Solusi yang di tawarkan yaitu pembuatan pakan alternatif menggunakan batang pisang yang difermentasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kandungan nutrisi dan nilai guna batang pisang sehingga peternak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian ternak babi serta dapat menekan biaya pakan. Melalui kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui pemanfaatkan pembuatan pakan alternatif guna menekan biaya produksi pakan yang mahal.

Keywords


babi, batang pisang, fermentasi

References


Abdelhadi, O. L., Santini, F. j, & Gagliostro, G. A. (2005). Corn silage or high moisture corn supplements for beef heifers grazing temperate pastures: Efefects on performance ruminal fermentation and in situ pasture digestion. Animal Feed Science and Technology, 118(1–2), iii. https://doi.org/10.1016/s0377-8401(04)00287-1

Bidura, I. G. N. G., Sumardani, N. L. G., Putri, T. I., & Partama, I. B. G. (2008). Pengaruh pemberian ransum terfermentasi terhadap pertambahan berat badan , karkas , dan jumlah lemak abdomen pada itik bali. J. Indon.Trop. Anim. Agric, 33(4), 274–281.

Budiyani, N. K., Soniari, N. N., & Sutari, N. W. S. (2016). Analisis kualitas larutan mikroorganisme lokal (mol) bonggol pisang. Agroteknologi Tropika, 5(1), 63–72. http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT

Buntu, Y., Sinaga, S., & Suradi, K. (2020). Pengaruh Lama Pengasapan Menggunakan Kayu Kosambi (Schleichera Oleosa) Terhadap Sifat Fisik Dan Akseptabilitas Se’i Daging Babi (The Effect of Smoking Duration Using Kosambi Wood (Schleichera oleosa) on the Physical Properties and Acceptability of Se’i Po. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan, 8(1), 37–44. https://doi.org/10.20956/jitp.v8i1.8195

Cruz., E. S. D. C., Lalel., H. K. D., & Kale., P. R. (2018). Evaluation of The Application of Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) to TheQualty of Pork Se’i Meat in Kupang City. Peternakan Indonesia, 20(3), 201–210.

Dhalika, T., Mansyur, & Budiman, A. (2012). Evaluasi Karbohidrat Dan Lemak Batang Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca. Val) Hasil Fermentasi Anaerob Dengan Suplementasi Nitrogen Dan Sulfur Sebagai Bahan Pakan Ternak. Pastura: Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan, 1(2), 97–101.

Labatar, C. S. (2018). Pengaruh Pemberian Batang Dan Kulit Pisang Sebagai Pakan Fermentasi Untuk Ternak Sapi Potong. Jurnal Triton, 9(1), 31–37. https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/64/64

Ly, J., & Kallau, N. H. G. (2014). Pengaruh Suplementasi Saccharomyces cerevisiae Sebagai Probiotik Dalam Ransum Berbasis Pakan Lokal Terhadap Performans Dan Kecernaan Nutrisi Pada Babi Lokal Fase Starter. Jurnal Kajian Veteriner, 2(2), 111–118.

Manis, I., Supriadi, S., & Said, I. (2018). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair dan Aplikasinya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir). Jurnal Akademika Kimia, 6(4), 219. https://doi.org/10.22487/j24775185.2017.v6.i4.9452

Nguru, D. A., Telupere, F. M. S., & Wielawa, E. D. (2022). Effects of the use of Fermented Gamal Leaf Flour as a Concentrate Substitute on Performance of the Landrace Breeding Pigs. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 17(2), 91–96. https://doi.org/10.31186/jspi.id.17.2.91-96

Santoso, U., & Aryani, I. (2007). Perubahan Komposisi Kimia Daun Ubi Kayu yang Difermentasi oleh Em4. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 2(2), 53–56. https://doi.org/10.31186/jspi.id.2.2.53-56

Simanjuntak, C. M. (2020). Kualitas Fisik Silase Batang Pisang terhadap Lama Fermentasi yang berbeda. Jurnal Ilmu Pernenakan, 1(2), 40–48.

Sinaga, S., Sihombing, D. T. H., Kartiarso, & Bintang, M. (2011). Kurkumin Dalam Ransum Babi Sebagai Pengganti Antibiotik Sintetis Untuk Perangsang Pertumbuhan. Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati Dan Fisik, 13(2), 125–132.

Tefu, M., Uki, N. M., Banu, A. B. W., & Lasi, K. (2023). Sosialisasi Dan Pendampingan Pembuatan Pakan Ternak Alternatif Dengan Memanfaatkan Limbah Batang Pisang Di Desa Lakat Kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(5), 459–465. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i5.919

Widarti, S. S., Purnomo, H., & Rosyidi, D. (2017). Studi Tentang Preferensi Konsumen, Sifat Fisiko Kimia dan Nilai Organoleptik Sei Daging Babi asal Kupang (Nusa Tenggara Timur). Sains Peternakan, 10(1), 23. https://doi.org/10.20961/sainspet.10.1.23-29

Wina, E. (2001). Tanaman Pisang sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Wartazoa, 11(1), 20–27.

Yosi, F., Sandi, S., & Sahara, E. (2014). Analisis Sifat Fisik Bekatul dan Ekstrak Minyak Bekatul Hasil Fermentasi Rhizopus sp. dengan Menggunakan Inokulum Tempe. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 3(1), 7–13. https://doi.org/10.33230/jps.3.1.2014.1721




DOI: https://doi.org/10.24815/petamas.v3i2.34549

Article Metrics

Abstract view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.