Interaksi Simbolik Budaya Pesta Tapai Masyarakat Pesisir Batu Bara dalam Menyambut Bulan Suci Ramadan Perspektif Komunikasi Islami


Abstract


Abstrak:Penelitian ini bertujuan mengkaji makna simbolik dan praktik komunikasi Islami dalam tradisi Pesta Tapai masyarakat pesisir Batu Bara, Sumatera Utara, dalam menyambut Ramadan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori interaksionisme simbolik, penelitian ini mengungkap bahwa tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media dakwah bil-hal. Makanan tapai dan lemang menjadi simbol religius dan budaya yang mencerminkan nilai kesucian, kesabaran, dan kebersamaan. Temuan menunjukkan bahwa warga mengimplementasikan prinsip Qaulan Marufan, Layyinan, Balighan, Kariman, dan Sadidan dalam interaksi sosial dan ekonomi selama kegiatan berlangsung. Komunikasi yang sopan, jujur, lembut, dan menyentuh hati menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial. Tradisi ini bertahan karena adanya pewarisan nilai-nilai Islam melalui interaksi sosial dan pendidikan adab dalam keluarga. Pesta Tapai terbukti menjadi sarana penguatan spiritualitas dan solidaritas masyarakat di tengah tantangan zaman.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.48868

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities

E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.