Perawatan Kesehatan Gigi Dengan Pengunyahan Permen Karet yang Mengandung Xilitol

Cut Fera Novita

Abstract


Karies gigi adalah penyakit dengan prevalensi terbesar di seluruh dunia dan disebabkan oleh interaksi kompleks dari kerentanan gigi, nutrisi dan bakteri rongga mulut. Dilain sisi, perawatan penyakit gigi dan mulut memerlukan biaya yang tidak sedikit, bahkan ia merupakan jenis perawatan penyakit ke-4 yang termahal di negara-negara berkembang. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi masalah ini kita perlu menitikberatkan perhatian kearah pencegahan karies gigi. Beberapa negara dengan status low income telah memperkenalkan program pencegahan dengan program pengunyahan permen karet bebas gula di sekolah-sekolah. Permen karet yang diperkenalkan pada anak-anak termasuk sorbitol dan xilitol. Evaluasi awal dari program kesehatan ini telah memberikan hasil yang memuaskan di Belize, namun kurang baik di Madagaskar. Efektifitas xilitol dalam hal reduksi karies gigi yang berbeda di beberapa negara mungkin saja terjadi karena adanya perbedaan profil epidemiologis dan keadaan sosial budaya yang berbeda pula. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanis ini bersifat nonkariogenik dan bahkan dianggap sebagai bahan antikariogenik. Penggunaan permen karet yang mengandung xilitol telah dievaluasi dalam berbagai penelitian longitudinal, dan hasilnya menunjukkan bahwa pengunyahan permen karet yang mengandung xilitol dapat memberikan efek inhibitor jangka panjang terhadap karies bila digunakan dengan dosis, durasi, frekuensi, dan waktu yang tepat.

Keywords


karies gigi, xilitol, program pengunyahan permen karet bebas gula

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Cakradonya Dental Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

VISITORS

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.