SINDROMA BRUGADA DAN PENATALAKSANAANYA PADA LANSIA (Laporan Kasus)

Azhari Gani, Munifah Abdat

Abstract


Sindroma Brugada ditandai dengan elevasi segmen ST di sadapan prekordial kanan EKG, yang
dikaitkan dengan resiko tinggi sudden cardiac death. Sindroma ini lebih banyak dialami oleh laki-laki
usia muda atau dewasa yang sehat. Penderita dapat mengalami gejala seperti pingsan, palpitasi,
kematian mendadak akibat jantung, dan dapat pula tanpa gejala sebelumnya (spontan). Jika pasien
mengalami masalah gigi maka perawatan gigi pada pasien dengan penyakit saluran jantung sulit karena
adanya potensi risiko kejadian yang mengancam jiwa. Dilaporkan satu kasus seorang laki-laki 75
tahun dengan keluhan pingsan 2 jam sebelum masuk rumah sakit. Sebelumnya pasien merasa tidak
enak badan, jantung berdebar-debar dan tidak sadarkan diri. Berdasarkan pemeriksaan fisik tidak
ditemukan kelainan. Sedangkan hasil pemeriksaan EKG ditemukan gambaran coved pada sadapan
prekordial kanan ( V1,V2 dan V3 ). Hasil laboratorium dalam batas normal. Pasien tidak mempunyai
riwayat sinkop, jantung berdebar dan nyeri dada sebelumnya. Pasien didiagnosa dengan Sindroma
Brugada tipe 1 dan diterapi dengan Bisoprolol 1 x 2,5 mg dan Aspilet 1 x 80 mg. Pasien kemudian
dirujuk ke RSCM Jakarta untuk dilakukan Electrophisiology Study dan direncanakan untuk
pemasangan ICD.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/cdj.v12i1.17094

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Cakradonya Dental Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

VISITORS

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.