KEMAUAN MELAKUKAN PERAWATAN GIGI SELAMA BULAN PUASA RAMADAN BERDASARKAN PERSEPSI PASIEN

Munifah Abdat

Abstract


Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam karena akan menjalankan rukun Islam ketiga yaitu beribadah puasa sebulan penuh. Selama berpuasa, umat Islam membatasi kegiatan yang berpotensi membatalkan puasa seperti menelan air atau cairan saat perawatan gigi. Prosedur perawatan gigi dan mulut selama bulan Ramadan dianggap dapat beresiko membatalkan puasa sehingga mengakibatkan rendahnya kunjungan ke dokter gigi  dan memilih menunda perawatan
yang dapat menyebabkan kondisi gigi dan mulut bertambah buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemauan masyarakat melakukan perawatan gigi selama bulan puasa Ramadan berdasarkan persepsi pasien. Penelitian dilakukan selama 7 hari pada bulan Ramadan dengan total subyek 70 orang terdiri dari 35 orang kelompok intervensi dan 35 orang kelompok kontrol di Banda Aceh, Aceh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden baik kelompok intervensi maupun kontrol setuju bahwa perawatan gigi beresiko membatalkan puasa dan sebagian diantaranya menyatakan mau ketika dalam keadaan darurat saja selama bulan Ramadan. Mayoritas berpendapat perawatan gigi seperti pembersihan karang gigi, prosedur penambalan, prosedur pencabutan, pemberian obat oles dan odontektomi dapat membatalkan puasa. Disimpulkan bahwa tingkat kemauan untuk melakukan perawatan gigi 2.5 kali lebih besar pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol selama bulan Ramadan.

Keywords


kemauan' perawatan gigi; berpuasa; bulan Ramadan; persepsi pasien

Full Text:

PDF

References


Waskito AA. Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Alineauku. 2022. p.428-429

Widodo DL, et al. Filosofi Hidup Sehat. Yogyakarta: Alineaku. 2022. p.581.

Muiz MM. Ramadhan : Rembulan yang Dirindu. Jakarta: Elex Media Komputindo.2015.

Royanullah, Komari. Bulan Ramadan dan Kebahagiaan Seorang Muslim. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya 2019;2(2):51-62.

Shaeesta K.B, Prabhuji M.L, Shruthi J.R. Ramadan Fasting and Dental Treatment Considerations: a Review. General Dentistry 2015;63(4):61-64.

Nasihun T. Ramadan Fasting, Health, and Autophaghy: Is There any Relationship? Sains Medika. 2017;8(2):46-48.

Tyagi S, Mathur N. Ramadan Fasting and Dental Implicatons: A Special Review. Journal of Dental Research and Review 2021;8(1):5557.

Mughal F. Ramadan: What it Means for General Practice. British Journal of General Practice 2014;64(624):356.

Tariq K, et al. Effect of Education on Perception of Patients Regarding Dental Treatment and Oral Hygiene Practices during Ramadan. International Journal of Endorsing Health Science Research 2021;9(3):352-359.

Mohd F.A, et al. Investigating Willingness to Have Dental Treatment during Fasting Month among Muslims in Malaysia. International Journal of Multidisciplinary. Research and Publications. 2019;1(8): 48-50.

Mohd F.A, Said A.H. Dental Procedures During Fasting: Perceptions Among Muslims In Malaysia. Journal of International Dental and Medical Research 2019;12(2):597-601.

Bidang Fatwa MUI Kota Bandung. Musyawarah Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kota Bandung No.250/E/MUI-KB/V/2018 Tentang Tindakan Kedokteran Gigi pada Saat Puasa. 2018.p.10-11.

Peedikayil F, Thomas A, Naushad M, Narayanan A. Management of Muslim dental patient while fasting. European. Journal of General Dentistry 2014;3(1):82-4.

C. Faizal, Thomas. Abraham. Management dental pasient whilefasting:.Kannur Dental College. India. 2021.




DOI: https://doi.org/10.24815/cdj.v14i1.27299

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Cakradonya Dental Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

VISITORS

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.