Analisis Kualitas Air Di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Yang Berwawasan Lingkungan
Abstract
Kualitas air dipengaruhi oleh tingginya aktivitas yang terjadi dikawasan pelabuhan perikanan dapat mengakibatkan pencemaran suatu lingkungan yang ditandai dengan penurunan kualitas air. Pencemaran air disebabkan oleh masuknya atau dimasukkannya mahkluk hidup, zat, energi, dan komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air menurun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Tingkat pencemaran perairan Pelabuhan Perikanan dapat dilihat dari parameter fisika dan kimia yang meliputi, suhu, salinitas, pH (derajat keasaman) dan oksigen terlarut (DO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air di kolam Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja untuk mewujudkan Pelabuhan Perikanan yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif adalah mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa atau kejadian yang terjadi pada saat sekarang dalam bentuk angka-angka yang bermakna. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode indeks pencemaran, kondisi perairan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja termasuk ke dalam kategori 1,0<Pij<5,0 yang berarti perairan Pelabuhan Perikanan dalam kategori tercemar ringan, dimana kriteria indeks pencemaran perairan mengacu berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 tentang penetapan status mutu air. Kondisi lingkungan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja kurang stabil sehingga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutarja belum memenuhi syarat sebagai Pelabuhan Perikanan yang berwawasan lingkungan dikaji dari kualitas air
Full Text:
PDFReferences
Baltes, S., P. Ralph. 2020. Sampling in software engineering research: A critical review and guidelines. ArXiv preprint arXiv, 2002(07764): 1-37.
Chaliluddin, M. A., D. Rianjuanda, R. M. Aprilla, L. Afriani, R. Fachruddi. 2019.
The business study of shark fishing with bottom longline in Kutaraja Fishing Port of Banda Aceh, Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 348(1): 012090.
Chaliluddin, M. A., A. D. Pujanna, T. H. Iqbal, R. Thaib, O. Kandi. 2021. Study of
the suitability of jetty facilities to the number of vessels on Kutaraja Fishing Port, Banda Aceh. In IOP Conference Series: Earth and EnvironmentalScience, 674(1): 012029.
Christwardana, M., L.A Yoshi, I. Setyonadi, M.R. Maulana. 2021. Correlation
between voltage, dissolved oxygen, and power density of yeast microbial fuel cell in different environmental waters as catholyte. In AIP Conference Proceedings, 2342(1): 050001.
Elvania, N. C., A. Afandhi, M. Afiyanti. 2019. Evaluation and assessment of water quality index: a case study in kalitidu river, Bojonegoro. Indonesia Jurnal of Environment and Sustainable Development, 10(2): 92-100.
Jayusman, I., O.A.K. Shavab. 2020. Studi Deskriptif kuantitatif tentang aktivitas belajar mahasiswa dengan menggunakan media pembelajaran edmodo dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Artefak, 7(1): 1-15.
Kementerian Negara Lingkungan Hidup. 2003. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 Tetang Penetapan Status Mutu Air.
Kementerian Negara Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 Tetang Baku Mutu Air Laut
Khan, U. T., C. Valeo, 2017. Comparing a bayesian and fuzzy number approach touncertainty quantification in short-term dissolved oxygen prediction. Journal of Environmental Informatics, 30(1): 1-16.
Kultz, D. 2015. Physiological mechanisms used by fish to cope with salinity stress. Journal of Experimental Biology, 218(12): 1907-1914.
Lohr, A., H. R. Savelli, M. Beunen, A. Kalz, F.V. Ragas, Belleghem. 2017. Solutions for global marine litter pollution. Carrent opinion in environmental sustainability, 28 (1): 90-99.
Muninggar, R., E. Lubis, B.H Iskandar, J. Haluan. 2017. Water quality status in the largest Indonesian Fishingport, Advances in Environmental Sciences, 9(3): 173-182.
Rahmanian, N., S. H. B. Ali, M. Homayoonfard, N. J. Ali, M. Rehan, Y. Sadef, A.S Nizami. 2015. Analysis of physio-chimecal parameters to evaluate the drinking water quality in the state of perak, Malaysia. Journal of Chemistry, 2015: 1-10.
Thahir, M. T., Y. Lagoa. 2018. Analysis of seawater pollution index based on Cu and Pb parameter in tourism area of Raja Ampat West Papua. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 2(2):113-118.
Sajitha, V., S. A. Vijayamma. 2016. Study of physico-chemical parameters and pond
water quality assesment by using water quality index at athiyannoor panchayath, Kerala, India. Emergent Life Sciences Research, 2(1): 46-51.
Subramaniam, N., Y. Al-Osari. 2019. Hydro environmental characteristics of seawater around boubyan Island, kuwait using annual variations of seawater temperature, salinity and tide flutuations. Jurnal of Marine Science, 1(2): 2838.
Wicaksono, A., B. Yanuwidi, A Dwiyanto. 2019. Eco-Fishing Port assessement model as an environmental management tool on coastal Fishing Port Pondokdadap’ Indonesia. Advances in Engineering Research, 186(2): 118 120.
Refbacks
- There are currently no refbacks.