Page Header

  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Categories
  • Search
  • Current
  • Archives
Home > Vol 5, No 2 > Arhas
MENU
  • About the Journal
  • Editorial Policies
  • Editorial Team
  • Reviewers
  • Author Guidelines
  • Journal Template
  • Publications Ethic
  • Author Fee
  • Archiving
  • Abstracting/Indexing
  • Screening for Plagiaricm Policy

 
About The Authors

Firman Rija Arhas

Saida Rasnovi

Dahlan Dahlan

Rizki Nanda

 eISSN: 2797-3735 
(Online - Elektronik)
No URL 
 ISSN: 2964-7681
(Cetak - Cetak)
No URL

Flag Counter

Karakteristik Substrat dan Morfologi Rumput Laut di Kawasan Pesisir Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Firman Rija Arhas, Saida Rasnovi, Dahlan Dahlan, Rizki Nanda

Abstract

Studi sebelumnya tentang rumput laut di Aceh Selatan hanya meneliti distribusi dan ekologi, tanpa mengeksplorasi hubungan antara karakteristik substrat dan morfologi, sehingga data dasar mengenai preferensi substrat dan variasi morfologi masih terbatas. Penelitian ini mengkaji substrat dan morfologi rumput laut di Aceh Selatan guna mengidentifikasi komposisi spesies, tipe substrat, dan variasi morfologinya. Pengambilan data dilakukan pada bulan Februari hingga April 2021 menggunakan metode gabungan line transect dan quadrat transect di zona intertidal dan subtidal. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 32 spesies rumput laut yang termasuk dalam tiga kelas: Chlorophyceae (11 spesies), Phaeophyceae (11 spesies), dan Rhodophyceae (10 spesies). Preferensi substrat rumput laut yang paling banyak ditemukan adalah tipe substrat lithofitik (66%), dan rhizophitik (28 %). Sedangkan tipe subtrat lainnya dengan persentase yang sangat kecil, berupa: epifitik (4 %), dan drift macroalgae (2 %), dan epizoik tidak ditemukan. Adapun jenis substrat rumput laut yang ditemukan terdiri dari: karang hidup (live coral), karang mati (dead coral), pecahan karang (rubble), batu (rock), dan substrat campuran berupa sedimentasi laut yaitu: kerikil (gravel) dan pasir (sand).Variasi morfologi rumput laut terutama terlihat pada struktur holdfast, stipe, dan blade, yang menunjukkan adaptasi terhadap kondisi lingkungan dan kesesuaian dengan tipe substrat. Alga coklat (Phaeophyceae) memiliki morfologi paling kompleks (holdfast kuat, stipe jelas, blade tebal), adaptif untuk perairan berarus kuat dan berombak. Alga hijau (Chlorophyceae) memiliki bentuk morfologi sederhana (holdfast filamen, blade tipis/lunak), adaptif di perairan tenang. Sedangkan Rhodophyceae
(alga merah) memiliki variasi morfologi tinggi (holdfast fleksibel, blade berkapur/gelatin), dominan di zona berarus sedang. Temuan penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk konservasi dan pengembangan budidaya rumput laut berkelanjutan dengan mempertimbangkan kesesuaian substrat
dan ketahanan morfologis spesies. Selain itu, hasil studi ini dapat menjadi data acuan (baseline) untuk pemetaan ekologi rumput laut serta mendukung upaya restorasi dan pengelolaan kawasan pesisir Aceh Selatan secara lebih efektif.

 Full Text:

PDF
DOI: https://doi.org/10.24815/jkpi.v5i2.28213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
User

 

Template

Jurnal Amal Pendidikan

Indexed by

  

 
Supporting Tools

 
Open Journal Systems
Journal Help
Language
Journal Content

Browse
  • By Issue
  • By Author
  • By Title
  • Other Journals
  • Categories
Font Size

Information
  • For Readers
  • For Authors
  • For Librarians
Notifications
  • View
  • Subscribe
Creative Commons License
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.