Page Header

  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Categories
  • Search
  • Current
  • Archives
Home > Vol 5, No 3 > Hikmahyanti
MENU
  • About the Journal
  • Editorial Policies
  • Editorial Team
  • Reviewers
  • Author Guidelines
  • Journal Template
  • Publications Ethic
  • Author Fee
  • Archiving
  • Abstracting/Indexing
  • Screening for Plagiaricm Policy

 
About The Authors

Hikmahyanti Hikmahyanti

Haqqy Rerian Erlangga

Neri Kautsari

Nadratun Nikmah

Budi Uzaman

Alamsyah Alamsyah

Yusuf Yusuf

 eISSN: 2797-3735 
(Online - Elektronik)
No URL 
 ISSN: 2964-7681
(Cetak - Cetak)
No URL

Flag Counter

Analisis Sistem Sosial dan Ekologi pada Wisata Hutan Mangrove (Nanga Sira Island Mangrove Tracking) Desa Penyaring, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Hikmahyanti Hikmahyanti, Haqqy Rerian Erlangga, Neri Kautsari, Nadratun Nikmah, Budi Uzaman, Alamsyah Alamsyah, Yusuf Yusuf

Abstract

Desa Penyaring terletak di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, memiliki kawasan mangrove yang dikembangkan menjadi ekowisata bahari berbasis masyarakat. Kawasan ini berperan dalam melindungi pantai dari abrasi, tempat hidup biota laut, dan penyerap karbon. Namun, masih ditemui keterbatasan dalam pemahaman masyarakat terhadap fungsi ekologis mangrove serta pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Sistem Sosial-Ekologi (SES) pada kawasan wisata hutan mangrove Desa Penyaring. Metode penelitian mencakup pengumpulan
data primer dan sekunder. Data primer meliputi pengamatan aspek ekologi dan sosial. Aspek ekologi dikumpulkan melalui observasi partisipatif serta pengukuran parameter kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas) pada tiga stasiun pengamatan. Aspek sosial diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh 80 responden dan wawancara dengan pemerintah desa serta pengelola wisata mangrove. Data
sekunder diperoleh dari studi literatur (buku, laporan, artikel jurnal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekowisata mangrove Desa Penyaring berada pada kondisi ekologis yang stabil. Resource Systems (RS) yang meliputi kualitas air perairan sesuai baku mutu, dengan Stasiun II sebagai terbaik
(DO 10,8 mg/L, kekeruhan 3,7 NTU). Resource Units (RU) juga optimal, terlihat dari kejernihan air, fauna khas, dan persepsi pengunjung yang tinggi terutama pada aspek keindahan vegetasi dan kenyamanan tracking. Actors mencakup wisatawan, masyarakat, dan pemerintah desa terlibat aktif dalam pemanfaatan dan pengelolaan kawasan wisata mangrove. Aspek Governance Systems dinilai
efektif dalam menjaga fasilitas dan stabilitas ekologi, namun edukasi lingkungan masih terbatas. Secara keseluruhan, integrasi RS–RU–A–GS menunjukkan potensi keberlanjutan yang kuat, dengan prioritas peningkatan pada edukasi dan pengelolaan perilaku pengunjung.

 Full Text:

PDF
DOI: https://doi.org/10.24815/jkpi.v5i3.28224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
User

 

Template

Jurnal Amal Pendidikan

Indexed by

  

 
Supporting Tools

 
Open Journal Systems
Journal Help
Language
Journal Content

Browse
  • By Issue
  • By Author
  • By Title
  • Other Journals
  • Categories
Font Size

Information
  • For Readers
  • For Authors
  • For Librarians
Notifications
  • View
  • Subscribe
Creative Commons License
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.