Respon Bibit Tanaman Kelor (Moringa oleifera L.) Asal Benih Terhadap Pemangkasan Batang Utama dan Media Tanam

Arini Al Ifah, Noordiana Herry Purwanti, Puguh Bintang Pamungkas

Abstract


Abstrak.Peluang peningkatan penanaman kelor perlu dikembangkan mengingat kelor memiliki kandungan nilai gizi yang tinggi. Penanaman tanaman kelor dengan biji memiliki keunggulan yaitu mempunyai akar tunggang sehingga lebih tahan terhadap kekeringan, agar diperoleh percabangan yang kuat dan daun yang banyak diperlukan pemangkasasan pada batang utama. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui interaksi dan memperoleh kombinasi antara pemangkasan dan media tanam yang optimum untuk pertumbuhan bibit tanaman kelor. Percobaan menggunakan Rancang Acak Lengkap yang terdiri dari 2 faktor yang pertama faktor perbedaan pemangkasan, yaitu tidak di pangkas dan pemangkasan 15 cm, faktor kedua perbedaan media tanam yaitu: tanah; tanah dan sekam; tanah dan kompos; tanah+sekam+kompos. Data diolah dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bibit kelor yang dipangkas menghasilkan jumlah daun dan cabang lebih banyak, diameter batang bibit lebih besar dan tanaman lebih pendek dibandingkan bibit tanpa pangkas. Media tanam tanah memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman kelor terbaik.Response of Moringa (Moringa oleifera L.) Seedlings to Pruning of Main Stems and Planting MediaAbstract.Opportunities for increasing moringa planting need to be developed considering that moringa has a high nutritional value. Planting moringa plants with seeds has the advantage of having taproots so that they are more resistant to drought, in order to obtain strong branches and many leaves, pruning is needed on the main stem. This study aims to determine the interaction and obtain a combination of pruning and optimum planting media for the growth of moringa seedlings. The experiment used a Completely Randomized Design consisting of 2 factors, the first factor is the difference in pruning, namely not pruned and 15 cm pruning, the second factor is the difference in planting media, namely: soil; soil and husks; soil and compost; soil + husks + compost. Data were processed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that moringa seedlings that were pruned produced more leaves and branches, the diameter of the seedling stem was larger and the plants were shorter than seedlings without pruning. Soil planting media provided the best growth and yield of moringa plants.

Keywords


Kelor, Media tanam, bibit, pemangkasan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v18i2.45183

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations