Social Empowerment for People with Disability as Aceh Social Department Responsibility

Nilda - Mutia, Iskandar A Gani, Mahdi Syahbandir

Abstract


The aims of this study is to analyze the implementation of empowerment by the Aceh Social Department for people with disabilities and the obstacles in its implementation, in accordance with government regulation No. 52 year 2019 about the welfare accomplishment for people with disabilities.This legal study employs the juridical-empirical method using primary data gathered from interviews and secondary data from literature review as supporting material. Afterward, the data is analyzed using a qualitative approach.The findings showed that the Aceh Social Service based on the Minister of Social Affairs Regulation No. 9 year 2018 concerning Basic Service Technical Standards on a Minimum Service Standardsin the Social Sector in Province and Regency/City only authorized to implement the empowerment for the disabled who were in the orphanage, where, Aceh currently has only one orphanage under Aceh Social Service which available special for the disabled-blind. The obstacles in its implementation are inaccurate data available, limited budget and limited human resources, resulted the empowerment has not implement optimally. A systematic planning and mapping should be done by related party, with the aim, every type of disability can be reached and the efforts can be performed properly, until the independent and the inclusive people with disabilities/disabled groups can be achieved.

Keywords


disabled empowerment; disabled welfare; inclusive society.

Full Text:

PDF

References


Books

Anwas, O. M. (2014). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Bandung: Alfabeta.

Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Atmosudirdjo, P. (1994). Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Erman & Prayitno. (1999). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta

Indrohato. (1994). Asas-Asas Umum Pemerintahan yang baik. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk Rakyat Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: PT. Pustaka Cidesindo.

Kunto, A. A. (1993). Managemen Penelitian. Jakarta: PT. Renika Cipta.

Muslim, A. (2012). Dasar-Dasar Pengembangan Masyarakat. Yogyakarta: Samudera Baru.

Raharjo, S. (2000). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bhakti.

Waluyo, W. (2002). Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika.

Wijaya, A. (2012). Seluk Beluk Tunanetra & Strategi Pembelajarannya. Yogjakarta: Javalitera

Journal Article

Ansari, M. I. & Hadi, I. K. (2013). Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Jaksa di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 60/XV: 221-247.

Ariyani, N. (2017). Penguatan Hak-Hak Penyandang Disabilitas di Bidang Pendidikan di Kota Yogyakarta Berdasarkan UUD 1945 dan Convention On The Rights Of Persons With Disabilities (CRPD). Jurnal Kajian Hukum. 2(2): 270-293.

Cahyono, A. A. T. (2017). Penyandang Disabilitas: Menelisik Layanan Rehabilitasi Sosial Difabel Pada Keluarga Miskin. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial. 41(3): 239-254.

Hasmiati, Fatmawati, & Usman, J. (2015). Peran Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Tubuh di Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik. 1(3). 224-237.

Mangku, D. G. S. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Anak-Anak Disabilitas Terkait Hak Pendidikan di Kabupaten Buleleng. Udayana Master Law Journal. 9(2): 353-365.

Maulana, R., Amarini, I., & Kartini, I. A. (2019). Pemenuhan Hak Politik Penyandang Disabilitas Mental dalam Pemilihan Umum. Kosmik Hukum. 19(2): 141-150.

Mutia, N. (2017). Pelaksanaan Pelayanan Publik bagi Penyandang Disabilitas di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 1(1): 55-66.

Pitono, A. (2012). Asas Dekonsentrasi & Asas Tugas Pembantuan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan. Public Policy Journals. 3(1): 1-55.

Purnama, E. (2014). Lembaga Perwakilan dan Checks And Balances dalam Kekuasaan Negara. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 63/XVI: 259-275.

Purnomosidi, A. (2017). Konsep Perlindungan Hak Konstitusional Penyandang Disabilitas di Indonesia. Refleksi Hukum. 1(2): 161-174.

Saifuddin. (2019). Kewenangan Pemerintah Aceh Besar dalam Pemenuhan Hak Habilitasi dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 3(2): 290-302.

Shaleh, I. (2018). Implementasi Pemenuhan Hak bagi Penyandang Disabilitas Ketenagakerjaan di Semarang. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 20(1): 63-82.

Sulaiman. (2018). Paradigma dalam Penelitian Hukum. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 20(2): 255-272.

Sugiono, Ilhamuddin, & Rahmawan, A. (2014). Klasterisasi Mahasiswa Difabel Indonesia Berdasarkan Background Histories dan Studying Performance. IJDS: Indonesia Journal of Disability Studies. 1(1): 20-26.

Taklima, M. (2019). “Penyebab tidak Bekerjanya Hukum Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas pada Layanan Transportasi di Jawa Timur Perspektif Perlindungan Konsumen dan Maqashid Syariah, Jurisdictie: Law Journaland Syariah 10(1). http://dx.doi.org/10.18860/j.v10i1.5830”

Research Results

Mardiyati, M. (2017). Peran Pendamping Berbasis Masyarakat bagi Penyandang Disabilitas dalam Membangun Kemandirian Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS).




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v23i2.21022

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Kanun: Jurnal Ilmu Hukum
P-ISSN 0854-5499
E-ISSN 2527-8428
Published by Faculty of LawUniversitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia