Pemanfaatan limbah budidaya udang vannamei menjadi pupuk kompos di Gampong Ulee Pulo Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara (The utilization of vannamei shrimp culture waste become compost fertilizer in Ulee Pulo Village, Dewantara Sub District North Aceh District)
Abstract
This community service aims to provide education and improve the skills of the residents of Ulee Pulo Village in making good use of vannamei shrimp waste. Service activities were carried out using the community development approach method through training based on theory and practice with lectures and focused discussion (focus group discussions). The results of the service were carried out well, structured, smoothly, and successfully involving the community directly, especially the wives of the aquaculture farmers of Gampong Ulee Pulo. The target achieved is that the participants already have the skills and practice the process of making compost independently. In conclusion, the community is skilled in making compost independently.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD FULL-TEXTReferences
Abbasi MK, Afsar N, Rahim N. 2012. Effect of wood ash and compost application on nitrogen transformations and availability in soil-plant systems. Soil Science Society of America Journal. 77(2): 558-567.
Adityawarman AC, Salundik, Lucia C. 2015. Pengolahan Limbah Ternak Sapi Secara Sederhana di Desa Pattalassang Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 3(3): 171-177.
Annabi M, Houot S, Francou C, Poitrenaud M, Le Bissonnais Y. 2006. Soil aggregate stability improvement with urban composts of different maturities. Soil Science Society of America Journal. 71(2): 413-423.
Anwar C, Indro HR, Triyantoro B, Wibowo GM. 2019. Pembuatan pupuk kompos dengan komposter dalam pemanfaatan sampah di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Link. 15(1): 46-49.
Aryanto AY. 2021. Teknologi Pengolahan Limbah Padat. http://angga.staff.ipb.ac.id/files/2011/04/K-PPLI-6-Pengolahan-LP_Rev.pdf. Dikunjungi 17 November 2021.
[BPS] Badan Pusat Statistik kabupaten Aceh Utara. 2019. Kecamatan Dewantara Dalam Angka 2019. Lhoksukon, Indonesia. 81 hal.
Britton G. 1994. Radioactive Emulsion From Coal Tired Station Central Electricity. Gematery Board.
Buana CLA. 2016. Motivasi, pendorong dan penghambat ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah berbasis 3R (reuse, reduce, recycle) berdasarkan kelas sosial. Parsimonia. 2(3): 112-124.
Harmayani KD, Konsukartha IGM. 2007. Pencemaran air tanah akibat pembuangan limbah domestik di lingkungan kumuh: Studi Kasus Banjar Ubung Sari, Kelurahan Ubung. Permukiman Natah. 5(2): 62-108.
Helmi H, Nengsih YK, Suganda VA. 2018. Peningkatan kepedulian lingkungan melalui pembinaan penerapan sistem 3R (reduce, reuse, recycle). Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. 5(1): 1-8.
Holthuis LB, van Natuurlijke Historie R, Leiden. 1980. FAO Species Cataloque Shrimp and Prawn of the World: Vol 1. An Annatated Cataloque of Species of Interest Fisheries. FAO of the United Nations. Rome. 272 pp.
[MLHK] Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2020. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.18/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2020 Tentang Pemanfaatan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Jakarta, Indonesia. 41 hal.
Nigbur D, Lyons E, Uzzell DL, Leach R. 2005. The Surrey Scholar Research Project in Waste Recycling 2003-2004: Report. Report to Guildford Borough Council.
Nurmayanti D, Purwoko D. 2017. Kimia Lingkungan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta, Indonesia. 284 hal.
Poernomo A. 2002. Perkembangan udang putih vannamei (Penaeus vannamei) di Jawa Timur. Dalam: Temu Bisnis Udang. 19 Oktober 2002. Makassar, Indonesia. 26 hlm.
Purnamasari I, Purnama D, Utami MAF. 2017. Pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak intensif. Enggano. 2(1): 58-67.
Rukmana R., Yudirachman H. 2007. Jagung: Budidaya, Pascapanen, dan Penganekaragaman Pangan. CV. Aneka Ilmu. Semarang.
Setyorini D, Saraswati R, Anwar EK. 2006. Kompos. Balai Penelitian Tanah – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Halaman 11 – 40.
Siregar IZ, Budi SW. 2006. Kompos. Dalam: ITTO Training Proceedings. 4th – 6th May 2006. Muara Bulian, Indonesia.
Subyakto S, Sutende D, Afandi M, Sofiati. 2009. Budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) semiintensif dengan metode sirkulasi tertutup untuk menghindari serangan virus. Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 1(2): 121-127.
Sugiharto. 1987. Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah. Cetakan Pertama. Jakarta: UI Press.
Syadillah A, Hilyana S, Marzuki M. 2020. Pengaruh penambahan bakteri (Lactobacillus sp.) dengan konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Perikanan. 10(1): 8-19.
Syukur A, Indah NM. 2006. Kajian pengaruh pemberian macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe di inceptisol Karanganyar. Ilmu Tanah dan Lingkungan. 6(2): 124-131.
Widiyanto. 2006. Seleksi bakteri nitrifikasi dan denitrifikasi untuk bioremediasi di tambak udang. Akuakultur Indonesia. 9(2): 184-195.
WWF-Indonesia. 2014. Better Management Practices: Seri Panduan Perikanan Skala Kecil – Budidaya Udang Vannamei: Tambak Semi Intensif dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). WWF-Indonesia. Jakarta, Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.24815/bulpengmas.v2i1.23557
Article Metrics
Abstract view : 0 timesDOWNLOAD FULL-TEXT - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Erniati Erniati, Syahrial Syahrial, Imamshadiqin Imamshadiqin, Imanullah Imanullah, Erlangga Erlangga, Cut Meurah Nurul 'Akla, Yudho Andika, Irmayunita Irmayunita, Meutia Handayani, Azhari Mataniari, Nuriana Dila, Repki Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

