Page Header Logo JURNAL TEKNIK SIPIL

  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Categories
  • Search
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • Current
  • Archive
Home > Vol 11, No 2 (2022) > Ariansyah

ANALISIS STABILITAS LERENG DAN ALTERNATIF PENANGANANNYA PADA TIMBUNAN OPRIT JEMBATAN LABU SAWO SUMBAWA

Yopi Ariansyah, Dedy Dharmawansyah, Adi Mawardin

Abstract

Analisis stabilitas lereng pada timbunan oprit merupakan salah satu persyaratan penting untuk mengetahui kestabilan konstruksi sebelum beroperasi. Ketelitian dalam analisis ini akan memberikan perkiraan awal terhadap keandalan lereng dan juga langkah penanganan yang tepat ketika lereng dianggap tidak stabil. Timbunan oprit pada jembatan Labu Sawo mempunyai ketinggian sekitar 9.7 m dengan kemiringan lereng sebesar 28°. Dengan kondisi lapangan seperti ini, maka perlu dilakukan analisis stabilitas lereng untuk mengetahui potensi deformasi dan juga kestabilan lereng timbunan pada lokasi tersebut melalui representasi angka keamanan. Pada penelitian ini digunakan metode Fellenius dan elemen hingga (menggunakan software Plaxis) untuk mengecek stabilitas lereng. Alternatif perkuatan lereng timbunan yang digunakan adalah minipile beton bertulang dan geotextile. Dari masing-masing alternatif perkuatan, dihitung angka keamanan dan kemudian disimpulkan jenis perkuatan yang tepat untuk digunakan pada timbunan oprit. Spesifikasi minipile beton bertulang yang digunakan adalah dimensi 18 cmx18 cm dan geotextile tipe kalseph synthetics dengan kuat tarik sebesar 120 kN/m2. Berdasarkan hasil perhitungan, lereng pada timbunan oprit pada kondisi eksisting diperoleh angka keamanan sebesar 0,95 dengan perhitungan manual dan sebesar 0.99 dengan bantuan software Plaxis. Dengan angka keamanan ini, maka lereng perlu dilakukan perkuatan. Angka keamanan dengan perkuatan minipile beton bertulang diperoleh sebesar 1,31 dan angka keamanan dengan perkuatan geotextile diperoleh sebesar 1,53. Mengacu pada hasil ini, jenis perkuatan yang tepat untuk diterapkan pada timbunan oprit Jembatan labu Sawo adalah perkuatan geotextile dengan pertimbangan memiliki angka keamanan yang relatif lebih besar dari pada minipile beton bertulang, kehandalan jangka panjang geotextile pada lokasi yang dekat dengan pesisir jauh lebih baik, harga material yang ekonomis, ketersediaan material, kemudahan dalam pemasangan maupun transportasi menuju lokasi.

 Keywords

Geotechnical Engineering

 Full Text:

PDF

References

Departemen Pekerjaan Umum, “Perencanaan Oprit (Jalan Pendekat), Bangunan Pelengkap dan Pengaman Jembatan,” in Pelatihan Ahli Perencanaan Teknis Jembatan (Bridge Design Engineer), 1st ed., Jakarta, 2007.

M. E. Sunaryo, “Ketidakstabilan Timbunan Oprit Jembatan Akibat Dampak Perubahan Tata Guna Lahan Dan Pola Aliran Sungai,” J. HPJI, vol. 1, no. 1, pp. 47–58, 2015.

M. S. A. K, H. C. H, and A. Triwiyono, “Identifikasi Sebab-Sebab Kerusakan Oprit Jembatan (Studi Kasus : Jembatan Nambo-Bungkutoko Kota Kendari),” Forum Tek. Sipil, no. XVII, pp. 629–642, 2007.

D. Dharmawansyah, “Alternatif Perkuatan Lereng Pada Ruas Jalan Trenggalek-Ponorogo KM 23+650,” Tambora, vol. 2, no. 1, pp. 44–59, 2017.

Badan Standarisasi Nasional, SNI 8460:2017. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional, 2017.

S. L. Pangemanan and O. B. . S. A.E Turangan, “Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Fellenius (Studi Kasus: Kawasan Citraland),” J. Sipil Statik, vol. 2, no. 1, pp. 22–28, 2014.

H. C. Hardiyatmo, Tanah Longsor dan Erosi Kejadian dan Penanganan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2012.

I. N. Hamdhan and D. S. Pratiwi, “Analisis Stabilitas Lereng dalam Penanganan Longsoran di Jalan Tol Cipularang Km. 91+200 dan Km. 92+600 Menggunakan Metode Elemen Hingga (FEM),” J. Rekayasa Hijau, vol. 1, no. 2, pp. 100–111, 2017.

D. V. Griffiths and P.A.Lane, “Slope stability analysis by finite elements,” Geotechnique, vol. 49, no. 3, pp. 387–403, 1999.

I. B. Mochtar, Teknologi Perbaikan Tanah dan Alternatif Perencanaan pada Tanah Bermasalah (Problematic Soils). Surabaya: Jurusan Teknik Sipil FTSP-ITS, 2000.

Rusdiansyah, “Asumsi Sistem Cerucuk Sebagai Alternatif Solusi,” in Seminar Nasional Geoteknik, 2016, pp. 250–278.

I. B. Mochtar and I. W. Arya, “Pengaruh penambahan cerucuk terhadap peningkatan kuat geser tanah lunak pada permodelan di Laboratorium,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 2002.

R. M. Koerner, Designing With Geosynthetics, 6th ed. USA: Xlibris Corporation, 2012.

DOI: https://doi.org/10.24815/jts.v11i2.26923

Refbacks

  • —
  • —

ADDITIONAL MENU

  • AIMS AND SCOPE
  • EDITORIAL TEAM
  • REVIEWER
  • PEER REVIEW PROCESS
  • OPEN ACCESS STATEMENT
  • PUBLICATION ETHICS
  • AUTHOR GUIDELINES
  • PLAGIARISM POLICY
  • COPYRIGHT NOTICE
  • AUTHOR FEES
  • CONTACT US
User

 

Jurnal Teknik Sipil dengan E-ISSN: 2502-5295 yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala ditetapkan sebagai Jurnal Ilmiah "TERAKREDITASI PERINGKAT 3" pada Desember 2022.
Masa akreditasi tersebut berlaku mulai dari Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021 sampai dengan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 yang akan diterbitkan pada Mei 2026.

Visitor

 
View My Stats
Journal Content

Browse
  • By Issue
  • By Author
  • By Title
  • Other Journals
  • Categories

Indexed In

 

Logo USK
Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf No.7, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 23111
p-ISSN: 2088-9321 e-ISSN: 2502-5295
Email: jurnaltekniksipil@usk.ac.id
 
This work is licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International