Macrozoobenthos Diversity as an Indicator of the Water Quality of the Salusu River in Ogomatanang Village, Central Sulawesi and Its Use as a Learning Media
Abstract
The diversity of macrozoobenthos plays an important role as an indicator of water quality. The purpose of this study was to describe the level of macrozoobenthos diversity in the waters of the Salusu River, Ogomatanang Village, Central Sulawesi as an indicator of pollution levels and to produce suitable learning media. The type of research is descriptive. The sampling technique used systematic random and used a subber net using a zig-zag transect line and analyzed the diversity index value. The results of the study found 9 species, divided into 8 families including Baetis sp., Alloperla sp., Parathelphusa convexa, Heptagenia solitaria, Orthetrum sabina, Nemoura sp., Tylomelania arabica, Tylomelania sp., Planaria sp. The diversity index (H') was consecutively at station III (upstream) which was 2.14 with a light level of pollution, the H 'index at station II (ecotone) was 1.91 and the H 'index at station I (downstream) was 1.28 with a moderate level of pollution. The research results obtained were used as validated learning media by a team of content experts by 80%, design 78.6%, media 80%, large group student group trials 85.5% and small group 89.0%. Learning media is very feasible to use with a result of 82.62%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustinaningsih, D. (2012). Kajian Kualitas Air Sungai Blukar Kabupaten Kendal dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air Sungai. Tesis. Universitas Diponegoro Semarang.
Alfin, E. (2014). Kelimpahan Makrozoobentos Di Perairan Situ Pamulung. Al- Kauniyah Jurnal Biologi. 7 (2): 69-73. https://doi.org/10.15408/kauniyah.v7i2.2717
Asra, R. (2009). Makrozoobentos sebagai Indikator Biologi dari Kualitas Air di Sungai Kempeh dan Danau Arang-arang Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Biospeciesis. 2 (1): 23-35. https://doi.org/10.22437/biospecies.v2i1.262
Astuti, Tri. (2015). Pedoman Umum Pelajar Geografi. Vicosta Publishing. Jakarta.
Azis, I. A. (2010). Ketertarikan Komunitas Makrozoobentos dengan Ekosistem Lamun di Kawasan Rehabilitasi Lamun Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Skripsi Departemen Manajemen Sumber Daya Perairan. Institut Pertanian Bogor.
Azimah, N., Bustamin, B., Nurdin, M., & Zainal, S. (2021). Keanekaragaman Makrozoobentos Di perairan pusat laut kecamatan banawa kabupaten donggala serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Journal of Biology Science and Education, 9(2), 796-801.
Badan Pusat Statistik. (2017). Tolitoli Dalam Angka 2017. BPS Tolitoli. Tolitoli.
Balai Riset Perikanan Perairan Umum. (2008). Status Keanekaragaman Hayati Sumberdaya Perikanan Perairan Umum di Sulawesi. Balai Riset Perikanan Perairan Umum. Palembang.
Barus, T. A. (2004). “Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Air Daratan”. USU, Press. Medan.
Bengen G.D. (2000). Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir. Pusat Sumber Daya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Borror, D. J., N. F. Johnson and C. A. Triplehorn. 1992. Pengenalan Pelajaran Serangga (edisi ke enam). Terjemahan Soetiyono. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Dharma, B. 1988. Siput dan Kerang Indonesia I. PT. Sarana Graha. Jakarta.
Dahuri, R., Rais, J., dan Ginting, S.P . (2004). Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Laut. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.
Darojah, Y. (2005). Keanekaragaman Jenis Makrozoobentos di ekosistem Ekosistem Perairan Rawa Pening Kabupaten Semarang. Skripsi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang.
Eprilurahman R., Baskoro T.W., Trijoko T. (2015). Keanekaragaman Jenis Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Sungai Opak, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Biologi. 3 (2): 201-210. https://doi.org/10.24252/bio.v3i2.934
Fachrul, M.F. (2007). Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara. Jakarta.
Gazali, A., Dwi, S., dan Romaidi. (2011). Keanekargaman Makrozoobentos sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Ranu Pane – Ranu Regolo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tesis. Pasca Sarjana Biologi UIN Malang.
Gemilang, W.A., Rahman, G.A., Wisha, U.J. (2017). Kualitas Perairan Teluk Ambon Dalam Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia pada Musim Peralihan I. EnviroScienteae. 13 (1) :17-90. http://dx.doi.org/10.20527/es.v13i1.3518
Gerber, A. (2002). Aquatic Invertebrates of South African River. Institute For Water Quality Study. Africa.
Irwan, Z. D. (2014). Prinsip-prinsip Ekologi Ekosistem Lingkungan dan Pelestariannya. Bumi Aksara. Jakarta.
Irmawan. R.N., Zulkifli, H., dan Hendri, M. (2010). Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Estuaria Kuala Sugihan Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ilmiah Marine Science Research. 1 (1): 53- 58. https://doi.org/10.56064/maspari.v1i1.1086
Kustandi, C. dan Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital (edisi kedua). Ghalia Indonesia. Bogor.
Laetemia, S., Pakilaran, E. L., dan Kapalit, H. (2017). Kelimpahan Makrozoobentos di Daerah Bervegetasi dan Tidak Bervegetasi di Teluk Doreri Manokwari. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik. 1 (1): 15-25. https://doi.org/10.30862/jsai-fpik-unipa.2017.Vol.1.No.1.13
Listiyani, I. M dan Widayanti, A. (2012). Pengembangan Komik sebagai Media Pembelajaran Akuntansi pada Kompetensi Dasar Persamaan Dasar Akuntansi untuk Siswa Sma Kelas XI. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia. 10 (2): 80-94. https://doi.org/10.21831/jpai.v10i2.914
Litaay, M. (2014). Struktur Komunitas Bivalvia Di Kawasan Mangrove Perairan Bontolebang Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Hasanuddin. Makassar.
Maftuah, H.K., Sumarno, U. dan Purwiangsih, W. (2002). Ecological health risk assesment of chemical in water-sediment of Cikapundung River System. Final Report. Indonesia Toray Science Foundation.
Marpaung, S. M.,Muhammad, F., dan Hidayat J.W. (2014). Keanekaragaman dan Kemelimpahan Larva Insekta Akuatik Sebagai Bioindikator Kualitas Air di Sungai Garang, Semarang. Laboratorium Ekologi dan Biosistematika, Jurusan Biologi, Fakultas Sans dan Matematika, Universitas Diponegoro. Jurnal Biologi. 3 (4): 1-8.
Irwan. M., Alianto dan Toja, Y. T. (2001). Kondisi Fisik Kimia Air Sungai Yang Bermuara Di Teluk Sawaibu Kabupaten Manokwari. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 1 (1): 86. https://doi.org/10.30862/jsai-fpik-unipa.2017.Vol.1.No.1.23
Ridwan, M., et al. (2016). Struktur Komunitas Makrozoobenthos Di Empat Muara Sungai Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Al- Kauniyah Jurnal Biologi. 9 (1): 57- 65.
Nangin S.R., Marnix L. Langoya. M. L., dan Katilia. D. Y. (2015). Makrozoobentos Sebagai Indikator Biologis dalam Menentukan Kualitas Air Sungai Suhuyon Sulawesi Utara. Jurusan Biologi, FMIPA, Unsrat, Manado. Jurnal MIPA UNSRAT Online. 4 (2): 165-168. https://doi.org/10.35799/jm.4.2.2015.9515
Neverman, A. (2016). Periphyton and Invertebrate Sampling using a Surber Sampler.YouTube.
Noortiningsih. Ikna, S. Sri H. (2008). Keanekaragaman Makrozoobentos, Meiofauna, dan Foraminifera di Pantai Pasir Putih Barat dan Muara Sungai Cikamal Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Vis Vitalis. 01(1): 34-42.
Nontji, A. (2002). Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.
Nybakken, J. W. 1988. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. Diterjemahkan oleh M. Eidman, Koesoebiono, D. G. Bengen, M. Hutomo dan S. Sukardjo. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Odum, E.P. (1994). Dasar-dasar Ekologi. Edisi Ketiga. Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta (Penerjemah Tjahjono Samingar).
Odum, E.P. (1998). Dasar-dasar Ekologi. Edisi Ketiga. Universitas Gadjah Mada Press, Yogyakarta (Penerjemah Tjahjono Samingar).
Ozcoz, Jr. (2011). Identification Guide of Fresh Water Macroinvertebrates of Spain. New York: Spinger.
Paimin, Sukresno, I.B. Pramono. (2006). Sidik Cepat Degradasi Sub Daerah Aliran Sungai (SUB DAS). Puslitbang Hutan Dan Konservasi Alam, Bogor.
Pemerintah Republik Indonesia, (2001) Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001. Pengelolahan Kualitas Air Dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2001). Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta.
Purnama, I. M., Zaenal, A., dan Edi, J. (2015). Keanekaragaman Makrozoobentos di Perairan Gunung Ciremai Jalur Pendakian Palutungan. Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi. Universitas Kuningan. Jawa barat
Putrawan, I. M. (2014). Konsep-konsep Dasar Ekologi dalam Berbagai Aktivitas Lingkungan. Alfabeta. Bandung.
Riady R., Mahatma R., DAN Windarti. (2014). Inventarisasi Kepiting Air Tawar Di Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar Provinsi Riau. JOM FMIPA.1 (2): 471- 479
Salim. D., Yuliyanto and Baharuddin. (2017). Karakteristik Parameter Oseanografi Fisika Kimia Perairan Pulau Kerumputan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan‟, Jurnal Enggano, 2 (2): 218-228. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.2.218-228
Santika S. (2001). Metode Penelitian Air.Usaha Nasional. Suranaya.
Setiawan D. (2008). Struktur Komunitas Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Lingkungan Perairan Hilir Sungai Musi. Skripsi. Program Studi Biologi Fakultas Matematoka dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. Jawa barat.
Selvianita, S., Zainal, S., & Bustamim, B. (2024). Macrozoobentos Diversity as A Bioindicator of Water Quality in Poso Lake, South Pamona District, Poso Regency and Its Utilization as A Learning Media. Equator Science Journal, 2(2), 27-42. https://doi.org/10.61142/esj.v2i2.128
Setyaningthias, sari. 2007. Kualitas Air Citarum Hulu Dengan Menggunakan Biomonitoring Makrozoobentos. Institut Teknologi Bandung. Bandung
Siahaan R., Indrawan A., Soedharma., dan Prasetyo L. (2012).Keanekaragaman Makrozoobentos Sebagai Indikator Kualitas Air Sungai Cisadane, Jawa Barat, Banten. Jurnal Biologos. 2 (1): 1 – 9. https://doi.org/10.35799/jbl.2.1.2012.374
Situmorang, Manihar. (2007). Kimia Lingkungan. Skripsi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Medan. Medan
Sudjana, N., Rivai, A. (2005). Media Pengajaran. Sinar Baru Algesindo, Bandung.
Sugondo, H. (1993). Identifikasi Karakteristik Biota Air pada Berbagai Tingkat Pencemaran Perairan Sungai Mangu Kabupaten Magelang. Pusat Lingkungan Hidup UNDIP. Semarang.
Surtikanti, H.K. dan Bahabazi, U. (2013). Studi Tentang Ekologi dan Habitat Planaria sp. di Subang: Kelimpahan dan Biomassa Merupakan Indikator Kualitas Air Bersih. Program studi Biologi Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI . Biosfera. 30 (2): 66-72. (Online).
Sulistiyarto, B. (2008). Keterkaitan Antara Kelimpahan Makrozoobenthos dengan Parameter Fisika Kimia Air di Danau Hanjalantung Palangka Raya Kalimantan Tengah. Skripsi. Fakultas Perikanan, Universitas Kristen Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Ulfah, S. M. (2017). Perbandingan Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pantai Karang dan Padang Lamun di Pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabuopaten Tasikmalaya. Skripsi. Program Studi Pendidikan Biologi. Universitas Pasudan. Bandung.
Wahikun. (2016). Radioaktif pada Perairan Pesisir Cilacap. Yogya. Deepublish. Yogyakarta.
Wardhana, W.A. (1995). Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi offset. Yogyakarta.
Wijana, N. (1994). Biologi dan Lingkungan. Plantaxia. Yogyakarta.
Wijayanti, H. (2007). Kajian Kualitas Perairan di Pantai Kota Bandar Lampung Berdasarkan Komunitas Hewan Makrozoobentos. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang
Wikipedia. (2020). Arungan. (Online ). https://id.wikipedia.org/wiki/Arungan.
Yeanny, M. S. (2017). Keanekaragaman Makrozoobentos di Muara Sungai Belawan. Jurnal Biologi Sumatera. 2 (2): 37-41.
Zainal, S., Djirimu, M., & Sabran, M. Firdaus. 2017. The abudance and composition of fish species based on fishing gear in the waters of Lake Lindu, Central Sulawesi Province. E-JIP Biol, 5(2), 1-8.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpsi.v12i4.40654
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Syech Zainal, Raya Agni, Raya Agni, Dayu Mahardika, Dayu Mahardika, Supriyadi Supriyadi, Supriyadi Supriyadi, Andriyanto Andriyanto, Andriyanto Andriyanto, Isnawati Isnawati, Isnawati Isnawati
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)
ISSN 2338-4379 (print) | 2615-840X (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Published by Master of Science Education Study Program Graduate School Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
Website : http://jurnal.usk.ac.id/jpsi
Email : jpsi@usk.ac.id
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












